HARGA BERAS BELUM STABIL, PRRINDAGKOP SUBSIDI BERAS MURAH

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Demi menjaga kestabilan harga berasvyanh semakin hari belum mengalami kestabilan Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana melalaui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindakop) Bombana saat ini menggandeng Bulog untuk melalukan subsidi yang akan di jual kepasar dengan harga yang relatif lebih murah dibanding harga yang ada disejumlah pasar saat ini.
Kadis Perindagkop Bombana Kasim D saat ditemui di ruang kerjanya membenarkan hal tersebut, bahkan dirinya mengakui jika pihaknya saat ini terus berupaya melakukan koordinasi dengan pihak bulog untuk terus menyediakan beras subsidi tersebut.
“Kami mensubsidi beras dan juga membeli beras di tempat penampungan beras kemudian kami jual dengan harga Rp 7.300 per kg sementara harga di pasaran ini berkisar Rp 10 ribu per kg sampai dengan Rp 11 ribu per kg,” ungkap Kepala Dinas Perindakop Bombana, M. Kasim.
Kasim menambahkan bahwa penjualan beras subsidi tersebutvakan terus dilakukan hingga harga beras di pasar saat ini sudah stabil. Bahkan mantan sekretaris Dinas Perhubungan Bombana ini akan mengungkapkan bahwa penyaluran beras murah tersebut tidak hanya berfokus di satu titik saja.
” kami akan mendatangi pasar-pasar di luar wilayah ibukota kabupaten seperti pasar yang ada di poleang dan kabaena ” papar Kasim.

Rumbia. Demi menjaga kestabilan harga berasvyanh semakin hari belum mengalami kestabilan Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana melalaui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindakop) Bombana saat ini menggandeng Bulog untuk melalukan subsidi yang akan di jual kepasar dengan harga yang relatif lebih murah dibanding harga yang ada disejumlah pasar saat ini.

Kadis Perindagkop Bombana Kasim D saat ditemui di ruang kerjanya membenarkan hal tersebut, bahkan dirinya mengakui jika pihaknya saat ini terus berupaya melakukan koordinasi dengan pihak bulog untuk terus menyediakan beras subsidi tersebut.

“Kami mensubsidi beras dan juga membeli beras di tempat penampungan beras kemudian kami jual dengan harga Rp 7.300 per kg sementara harga di pasaran ini berkisar Rp 10 ribu per kg sampai dengan Rp 11 ribu per kg,” ungkap Kepala Dinas Perindakop Bombana, M. Kasim.

Kasim menambahkan bahwa penjualan beras subsidi tersebut akan terus dilakukan hingga harga beras di pasar saat ini sudah stabil. Bahkan mantan sekretaris Dinas Perhubungan Bombana ini akan mengungkapkan bahwa penyaluran beras murah tersebut tidak hanya berfokus di satu titik saja.

” kami akan mendatangi pasar-pasar di luar wilayah ibukota kabupaten seperti pasar yang ada di poleang dan kabaena ” papar Kasim.

Komentar