HARGA SEMBAKO MENINGKAT, DISPERINDAGKOP SIAP GELAR PASAR MURAH

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Meningkatnya harga Sembilan Bahan Pokok ( sembako ) memasuki bulan Ramadhan ternyata turut berimbas pula di sejumlah Pasar yang ada di Bombana, bisa di bayangkan jika sehari-harinya harga Bawang Merah sekilonya hanya di kisaran Rp. 25.OOO,- kini sepekan memasuki bulan suci umat muslim harganya mencapai Rp.4O.OOO,-.
Salah seorang warga yang ditemui author website pemkab ini saat ditemui kemarin siang di Pasar Sentral Bombana mengaku merasa kaget dengan naiknya harga sembako akhir-akhir ini, wanita paruh baya ini bahkan berujar bahwa dirinya pusing mencukupi kebutuhan yang ia inginkan karena hanya membawa uang pas-pas.
” Sa pusing betul naik sekali harga sembako bel, kalo begini tidak lama tidak bisa mi kita beli rempa-rempa untuk dapur ” ujar Risma.
Menanggapi naiknya harga sembako di sejumlah pasar, Andi Agussalim yang ditemui diruang kerja mengaku sudah mengetahui hal tersebut, bahkan pria yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bombana ini menegaskan pihaknya sudah memiliki langkah strategis untuk mengantisipasi naiknnya harga tersebut.
Tak bisa di pungkiri, kenaikan harga tersebut kata Agus memang sudah kerap terjadi setiap tahunnya dan bukan hanya terjadi di Bombana saja terelbih lagi ketika mendekati bulan Suci Ramadhan, namun dengan naikknya beberapa harga sembako di pasar jauh-jauh hari sudah mengantisipasi hal itu dengan menyiapkan dana 100 juta.
” Dana itu akan kita gunakan untuk membuka Pasar murah di minggu kedua bulan Ramadhan, rencananya pasar tersebut akan di buka di wilayah Rumbia, Poleang dan Kabaena ” pungkas Agus.
” Upaya ini merupakan salah satu langkah yang ditempuh pemda untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, jadi masyarakat tidak perlu terlalu resah dengan kondisi ini ” tambahnya.
Komentar