HEWAN TERNAK AKAN DITERTIBKAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Sekda Bombana Dr. Ir. H. Rustam Supendy, M.Si bersama Asisten III Setda Bombana H. Syafruddin, SE, M. TP saat memimpin rapat terkait penertiban hewan ternak dalam ibu kota, (foto : Herry ).

Rumbia. Rencana Pemkab. Bombana untuk melakukan penanaman pohon pelindung di jalan poros dalam kota pada tahun 2013 mendatang rupanya masih menemui kendala dengan masih banyaknya hewan ternak masyarakat  yang berkeliaran, Hal tersebut dikatakan Asisten III Setda Kab. Bombana H. Syafruddin, SE, MTP saat memimpin rapat bersama instansi terkait di ruang rapat Sekda beberapa menit lalu ( 22/10).  

Menurut H. Syafruddin, banyaknya  hewan ternak yang  masih berkeliaran dalam ibu kota memang sudah sangat meresahkan dan sudah sering di keluhkan oleh masyarakat lain, betapa tidak kata Syafruddin hewan ternak yang merupakan peliharaan kerap memakan tanaman masyarakat, bukan itu saja, bunga yang dipelihara di halanan rumah pun tidak luput menjadi santapan baik sapi maupun kambing.  

” penertiban keberadaan hewan ternak yang masih sering berkeliaran secepat mungkin harus dilakukan ” kata H. Syafruddin.  

Lebih lanjut, kata pria yang pernah menjabat Kepala Bappeda Kab. Bombana ini walaupun perda yang mengatur tentang penertiban hewan ternak belum kuat untuk dijadikan dasar hukum ketika melakukan penertiban, hal tersebut kata H. Syafruddin jangan menjadi kendala instansi terkait untuk turun mensosialisasikan kepada masyarakat rencana pemerintah untuk menertibkan hewan ternak ini.    

Berdasarkan pantauan author website pemda, tidak bisa dipungkiri keberadaan hewan ternak masyarakat khususnya sapi yang masih berkeliaran sudah sangat meresahkan, salah satu contohnya di badan jalan saja yang digunakan sebagai jalur transportasi, jika pagi hari bisa dikatakan digunakan sapi sebagai tempat membuang kotoran, bahkan yang lebih memiriskan lagi di halaman kantor bupati sendiri yang dipakai tempat upacara dan apel, jika pagi hari sudah banyak di jumpai, maaf ( tahi sapi ).  

” kami harap instansi terkait untuk melakukan sosialisasi dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat memberikan himbauan dan penjelasan sanksi yang akan kita terapkan ” kata Asisten III setda Bombana.  

” data seluruh berapa jumlah ternak, agar kita sediakan tali untk mengikat ternak mereka  sebagai wujud keinginan kita melakukan penertiban ” tambahnya.  

Komentar