Hj. ANDI NIRWANA TAFDIL, MINTA KETUA PKK KECAMATAN KEMBANGKAN RUANG TERBUKA HIJAU

SHARE:
  •  
  • 109
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Kominfos
Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah yang pengelolaanya dari, oleh, dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai bentuk implementasi gerakan pemberdayaan tersebut, dengan mensosialisasikan program kelestarian lingkungan salah satu wujudnya Pengembangan Ruang Terbuka Hijau sekaligus menjadi taman kecamatan.
Ditemui di Poleang Barat, disela-sela penilaian lomba ruang terbuka hijau (RTH) yang diikuti 22 kecamatan se- Kabupaten Bombana ,Kepada Kominfos Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj.Andi Nirwana Tafdil,SP.MM mengungkapkan, “Terkait dengan lomba Ruang Terbuka Hijau, Alhamdulillah sampai hari ini (26/08/2018) sudah 11 kecamatan yang dikunjungi dan dilakukan penilaian, beberapa diantaranya hampir memenuhi syarat yang ditetapkan dewan juri” ujarnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Bombana yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bombana ini memaparkan bahwa setelah tim penilai mengunjungi 11 kecamatan dan melihat lebih dekat Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada di kecamatan, kalau mau dipresentase paling tidak sudah memenuhi 70 % dari beberapa persyaratan yang ada meliputi, Penghijauan, variasi Jenis Tanaman, Jarak Tanam serta Kriteria Pendukung lainnya.

Sudut RTH salah satu Kecamatan yang dinilai

Andi Nirwana menegaskan, perlu diingat bahwa lomba Ruang Terbuka Hijau akan menjadi Program Rutin setiap tahunnya, karena itu diminta perhatian dan kerja sama para camat sebagai dewan penyantun agar memberikan perhatian khusus. Hal itu dimaksudkan untuk menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas-tugas kelompok kerja (pokja) Tim PKK di kecamatan.
“Kita akan evaluasi setiap tahun sejauh mana pelaksanaan penerapan 10 program pokok PKK yang diimplementasikan dalam bentuk pemanfaatan lahan pekarangan dan pembuatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) supaya kita bisa tahu sejauh mana perkembangan Taman Terbuka Hijau maupun pemanfaatan lahan pekarangan tersebut dimasing-masing kecamatan” ujarnya.
Andi Nirwana juga meminta keseriusan pengurus PKK di kecamatan agar bisa bersinergi dengan PKK di kelurahan dan desa. Dikatakan, bahwa harus ada keseriusan dalam menangani Ruang Terbuka Hijau ini , jangan hanya sebatas untuk memberikan kesan Asri namun lebih dari itu harus mampu memberikan motivasi kepada ibu-ibu yang ada di kecamatan untuk bisa berbuat yang dimulai dari rumah tangga / skala kecil misalkan saja dengan memanfaatkan pekarangan yanag ada.
“Pemanfaatan lahan pekaranagan bisa dimulai dengan menanam tanaman obat keluarga (TOGA) seperti, Jahe,Lengkuas, Sambiloto, Kunyit, Kencur dan lain sebagainya jadi tanpa membeli obat-obatan yang berbahan kimia kita bisa manfaatkan TOGA yang ada dipekarangan kita sebagai obat” ujarnya,
“Manfaat lain yang didapatkan dengan memanfaatkan lahan pekarangan, bisa meningkatkan pendapatan ibu-ibu rumah tangga karena tidak harus mengeluarkan uang hanya untuk keperluan rumah tangga misalnya sayur-syuran” ujarnya lagi.
Karena itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Hj.Andi Nirwana Tafdil mengharapakan semoga kedepannya ada sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah kecamatan untuk lebih meningkatkan lagi peran serta dalam memaksimalkan RTH ini, dan akan dimulai dari ibukota kabupaten untuk dua kecamatan yang berada dalam ibu kota yaitu Rumbia dan Rumbia Tengah harus berbuat lebih optimal lagi karena RTH yang ada merupakan percontohban untuk daerah kecamatan lainnya.
Secara terpisah Matius Tandi Yolani salah satu tim penilai lomba RTH tingkat kecamatan, kepada Kominfos mengungkapkan sampai sejauh ini, pihaknya sudah melakukan penilaian di 11 kecamatan dan akan dilanjutkan kembali penilaian di wilayah Kabaena, “ dari penilaian yang telah laksanakan di 11 (sebelas) titik ini rata-rata masih perlu pembinaan yang lebih intens lagi karena saya lihat pemahaman dari masyarakat tentang RTH yang masih sangat kurang, padahal kami harapakan masyarakat bisa berbuat lebih optimal lagi”.
Penulis: Tim Kominfos
Editor : Anton Ferdinan