HONOR BELUM DIBAYAR, TENAGA HONORER RSUD MOGOK KERJA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

RUMBIA – Ratusan pegawai honorer yang bekerja sebagai petugas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bombana, melakukan aksi mogok kerja, aksi mogok ini dilakukan sebagai bentuk protes karena gaji ratusan honorer ini belum dibayarkan.

Seorang pegawai honor berinisial IW (25) mengatakan, bahwa semua honorer RSUD mogok kerja, karena gaji mereka selama tiga bulan belum dibayarkan. Menurut IW, semua honorer mulai mogok kerja sejak Senin (7/7) sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Jika gaji kami segera dibayarkan, maka kami akan segera kembali bekerja. Kalau tidak, kami tetap mogok,”kata IW saat disambangi di halaman RSUD Bombana, Rabu (9/7).

Dari data yang diperoleh, Jumlah honorer yang bekerja di RSUD Bombana, sebanyak 57 orang. Belum lagi ditambah dengan petugas honorer yang baru masuk 2013 ini, sebanyak 50 honorer.

Untuk honorer lama, tunggakan gajinya rata rata tiga bulan ditambah dengan insentif. Sedangkan, paramedis yang baru masuk belum sama sekali menerima gaji sejak Januari 2013.

Plt Direktur RSUD, Vivin Erfiani S.Farm. A.Pt. mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha secepatnya membayarkan gaji honorer itu.

Yang menyita waktu pembayaran gaji lanjut Vivin adalah rekapan absen pegawai.

“Pembayaran gaji itu, berdasarkan rekapan absen. Tapi bendahara sementara mengurus pencairan, dan akan diusahakan pembayaran gaji honorer hari ini (kemarin,red),”kata Vivin Erfiani

“Kalau honorer yang baru, belum memiliki SK Bupati, jadi belum dapat dibayarkan gajinya kecuali sudah ada SK itu,”tambah staf Kepegawaian RSUD.

Pantauan Rakyat Sultra, aksi mogok ratusan honorer itu, menyebabkan RSUD menjadi sepi. Yang tampak, hanya pegawai dan perawat yang berstatus PNS saja.

Wawan (43), pasien operasi ringan RSUD mengaku, sudah dua hari ini, RSUD sangat sepi petugas paramedis.

“Saya sudah enam hari disini. Biasanya banyak petugas. Tapi sejak dua hari lalu sudah mulai sunyi. Dan kita juga kesulitan mencari petugas kalau kita minta tolong,”kata Wawan.

Written :  Kasmilahi 019

Komentar