INISIAL " R " DIDUGA AJARKAN ALIRAN SESAT

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Penyimpangan atas kepercayaan suatu agama tidak hanya terjadi di luar provinsi Sulawesi Tenggara, hal tersebut juga terjadi di Kabupaten Bombana tepatnya di Desa Watuwatu Kecamatan Lantary Jaya yang diketuai warga setempat yang berinisial K (45) Bersama R ( 39 ) yang hingga saat ini keduanya sudah memiliki pengikut sebanyak 30 orang yang diantaranya terdiri  dari 21 orang dewasa selebihnya 9 orang masih tergolong  anak – anak.  

Hal tersebut dikemukakan Drs. Hasdin Ratta, M.Si melalui pesan Singkatnya kepada Author Website Pemkab, dalam penyataannya Drs. Hadin Ratta mengatakan dugaan penyimpangan agama yang dilakukan Kelompok K berdasarkan hasil rapat yang dilaksanakan di Polres Bombana karena daei laporan yang diterima sal ah satu ajarannya menghalalkan hubungan tanpa adanya ikatan, bahkan lebih fatalnya lagi cara bersuci kelompok tersebut jika ingin melakukan sholat hanya membasuh muka dan tangan.

” belum diketahui secara pasti kapan mereka memulai, yang pasti pemda bersama kepolisian baru mengetahui hal tersebut ” kata Drs. Hasdin.  

Drs. Hasdin menambahkan dari hasil pertemuan yang dilakukan pihak Pemkab. Bombana bersama Polres Bombana yang di hadiri Kapolres, Sekda Bombana, Wakapolres, Asisten Administrasi pemerintahan dan Kesra, Kasat Reskrim, Kepala KUA kec. Lantary Jaya Kegiatan yang bisa di kategorikan penyimpangan atas ajaran agama tersebut bahkan kelompok tersebut jika inin melakukan sholat mereka tidak mewajibkan azan seperti yang di wajibkan dalam islam.  

” sholat azar pun mereka wajibkan jam 17.00 WITA ” kata Corong Pemerintah Daerah ini.  

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab bersama Polres Bombana masih melakukan pengawasan ketat terkait aktivitas yang mereka lakukan agar tidak menyebar luas dan bisa menimbulkan dampak yang tidak diinginkan.  

” pimpinan akan memanggil camat setempat untuk meminta klarifikasi atas kejadian tersebut ” kata Hasdin.

Komentar