INSPEKTORAT LAUNCHING POJOK PENANGANAN ADUAN MASYARAKAT (DUMAS) BERBASIS MEDIA SOSIAL

SHARE:
  •  
  • 27
  •  
  •  
  •  

RUMBIA, Kominfos
Banyaknya kritikan dan aduan masyarakat terkait pelayanan public di sejumlah Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana disambut positif Inspektorat Kabupaten Bombana. Respon positif itu diinovasi dengan melaunching layanan aduan masyarakat berbasis media social.
Kepada Kominfos, Drs. Moh. Subur, M.Si. Inpektur Inspektorat Kabupaten Bombana mengungkapkan peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan melalui penyelesaian pengaduan yang cepat dari penyedia layanan, dalam hal ini instansi pemerintah. “segala bentuk kritik maupun aduan yang disampaikan masyarakat pada suatu instansi pemerintah merupakan koreksi untuk perbaikan layanan itu sendiri kedepannya” ujarnya.
Komitmen untuk memberikan layanan yang optimal, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Inspektorat Daerah Selasa (9/10/2018) telah melaunching kegiatan berbasis media social yaitu Pojok Penanganan Aduan Masyarakat(DUMAS).
Ditambahkan, layanan ini memungkinkan seluruh lapisan masyarakat untuk bisa menyampaikan aduan atau laporan atas berbagai keluhan atau masalah yang mereka temukan terkait dengan birokrasi atau kinerja aparat dilapangan. “Kita telah menyediakan nomor kontak dalam hal nomor layanan publik secara umum, layanan ini dapat dihubungi baik melalui Call Center/SMS dengan Nomor 0853 9777 9188 atau dengan layanan media social seperti Facebook.” Kata Moh. Subur.
Program layanan ini di inisiasi oleh Inspektorat Daerah untuk mempermudah Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) guna mengoptimalkan partisipasi masyarakat sekaligus merupakan jembatan bagi masyarakat dan pemerintah untuk saling berinteraksi dalam rangka pengawasan program pembangunan dan pelayanan publik.

Drs. Moh.Subur bersama staf Inspektorat Kab.Bombana

Inspektur Daerah, Drs. Mohammad Subur mengatakan bahwa untuk mendorong kualitas pelayanan publik semakin baik, Pemkab Bombana terus melakukan penyempurnaan pelayananan kepada masyarakat dan segera menindaklanjuti segala bentuk aduan dari mereka sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang baik, dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Daerah menjadi meningkat dan akuntabilitas public dapat tercapai.
Ia berharap, masyarakat diminta pro aktif dan dapat memberikan penilaian terhadap kinerja dan pelayanan serta diberikan ruang kepada mereka agar dapat menyampaikan keluhan terkait pelayanan publik, sebab keluhan mereka akan menjadi input perbaikan kebijakan pembangunan sektoral di Bombana.
Menurutnya, Jika masyarakat tidak puas terhadap layanan yang diberikan atau ada pelanggaran terhadap pelaksanaan kegiatan di suatu instansi maka masyarakat bisa langsung melaporkan tanpa harus merasa takut karena identitas pelapor dirahasiakan.
Senada dengan itu Inspektur Wilayah II Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana, Arif Supendi mengatakan bahwa “Pojok Penanganan Aduan Masyarakat“ merupakan tempat untuk menjaring aspirasi masyarakat, baik dalam hal memberi masukan maupun kritikan terhadap Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah.
Jadi masyarakat dapat terlibat secara langsung dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta melaksanakan fungsi pengawasan atau kontrol sosial secara optimal dan efektif dalam rangka mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintah yang baik dan bebas kolusi, korupsi, dan nepotisme, tutupnya.

Penulis: Tim Kominfos
Editor : Anton Ferdinan