JANJI ATASI KRISIS LISTRIK, KINERJA KEPALA PLN BOMBANA AKAN DI EVALUASI

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Banyaknya keluhan yang berkembang di masyarakat bahkan berujung pada tindakan demonstrasi atas pemadaman yang dilakukan pihak PLN Rayon Bombana ditanggapi serius oleh Bupati Bombana dengan mengundang General Manajer PLN Kendari, Kapolres Bombana, Perwira Penghubung Kodim 1413 Buton di Rumbia, pemerhati Listrik dan elemen masyarakat di Rujab Bupati Bombana kemarin (5/5).
Pertemuan yang turut pula di hadiri Sekda Bombana, Camat dan Kepala SKPD lingkup pemkab, Bupati Bombana H. Tafdil, SE.MM mengaku bahwa hingga saat ini dirinya mengaku heran atas putusnya koordinasi dengan pihak Rayon PLN Bombana, pasalnya sudah kerap kali Pihak Pemkab Mengundang untuk melakukan rapat guna membahas persoalan listrik, kepala Rayon PLN Bombana tidak pernah menanggapi hal tersebut.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan jika hal tersebut di biarkan berlarut-larut, dirinya kuatir masyarakat sudah tidak bisa menahan diri yang bisa saja berimbas ke persoalan kantibmas di Bombana.
” Coba bayangkan masyarakat kerap datang ke pemkab untuk menanyakan persoalan pemadaman yang sudah tidak menentu, kita mau jawab apa, pihak yang berkompeten saja (PLN) ketika di undang untuk koordinasi tidak mau datang, kami juga kebingungan atas tindakan ini ” kata Bupati Bombana.
Padahal menurut orang nomor satu di Pemerintahan Bombana saat ini, pihak pemkab sudah pernah mencoba menawarkan solusi dengan memberi bantuan ke PLN Rayon Bombana, namun hingga saat ini pihak rayon sendiri belum bisa menerima bantuan tersebut dengan berbagai alasan.
” Kami siap membantu, pemkab siap diatur yang penting krisis ini bisa dituntaskan, jangan juga kami sudah diatur tapi persoalan tidak selesai, kami tidak mau masyarakat kami jadi korban atas tindakan pemadaman PLN yang sudah tidak menentu, mari kita berkomitmen, pemkab bantu apa tapi PLN juga harus Komitmen jangan meresahkan masyarakat ” kata Bupati dengan nada tinggi.
Dari pantuan author website pemkab, pertemuan yang berlangsung di taman Rujab Bupati tersebut tidak di hadiri Kepala Rayon PLN Bombana, padahal dari informasi yang di himpun, pihak pemkab melalui Humas sudah menghubungi Kepala PLN Rayon Bombana baik melalui undangan resmi, via seluler dan Broadcast, namun hingga pertemuan tersebut berlangsung kepala PLN Rayon Bombana tidak menampak diri untuk menhadiri pertemuan tersebut,
 
Sementara itu, Abdul Haris yang mewakili General Manajer kendari yang mendengar keluhan langsung dari camat dan para pemerhati Listrik di Bombana mengaku bahwa saat ini persoalan listrik yang terjadi bombana sudah menjadi perhatian serius PLN pusat dan wilayah, sehingga saat ini pihak PLN sudah berupaya menyelesaikan masalah pemadaman listrik di Bombana.
” Kami dari PLN wilayah mengaku bersyukur mendengar langsung keluhan ini, kami berjanji akan menyelesaikan masalah ini dalam satu minggu, solusi yang ditawarkan pihak pemkab memang sudah sangat baik, tapi saya juga bingung dengan solusi itu kenapa pihak kepala rayon PLN di sini tidak pernah menanggapi keinginan pemkab ” kata Haris.
Bahkan pengakuan mengejutkan datang dari Haris, dirinya mengungkapkan saat ini pihak PLN wilayah Kendari sementara ini sedang mengevaluasi kinerja kepala PLN Rayon Bombana atas kejadian ini, dirinya mengungkapkan bahwa seorang pimpinan haruslah mengayomi dan ketika terjadi persoalan dan masyarakat menanyakan satu masalah harusnya dihadapi bukan malah di hindari.
” kalau memang tidak mampu kita akan mencari orang yang bia bekerja untuk kemajuan PLN, bukan seperti ini ketika masyarakat datang mengeluh malah di hindari “kata Abdul Haris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *