KADISPORA INGATKAN DAMPAK NEGATIF NARKOBA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia.  Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Bombana mengaku turut prihatin dengan Maraknya tindak kekerasan yang dilakukan anak- anak dibawah umur diberbagai tempat, baik dalam bentuk tindakan asusila yang berujung pada kasus penganiayaan, maupun yang terlibat Narkotika, hal tersebut dikatakan Abdul Rauf Abidin, S.Pd saat membuka Kegiatan Sosialisasi Terhadap pengaruh Narkotika dan Tindak Kekerasan yang di kemas dalam program Jaksa Masuk Sekolah ( JMS ) yang dilaksanakan atas kerjasama antara pihak Kejaksaan Negeri Bau-Bau dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) di AULA SMP Negeri 3 Rumbia.


Banyak keterlibatan anak-anak dibawah umur dalam tindak kekerasan lebih banyak dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitarnya akan sangat berdampak pada suramnya masa depan mereka,  sehingga kata Pria yang sudah malang melintang di dunia pendidikan ini hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi semua pihak.

” Makanya sosialisasi dilaksanakan tidak lain untuk lebih menjaga akhlak anak-anak didik kita sehingga tidak mudah terpengaruh dengan berbagai macam kegiatan yang bisa merusak moral anak-anak terutama atas pengaruh narkoba dan miras ” kata Abdul rauf dihadapan 150 siswa – Siswi dari berbagai SMP yang ada dalam wilayah ibu kota.

Sementara itu, kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bau-Bau Ruslan,SH yang menjadi pemateri pada sosialisasi tersebut lebih banyak menekankan pada aspek konsekuensi penggaran dari pelanggaran hukum.

Menurutnya, banyaknya kalangan anak- anak dibawah umur yang terjerat kasus Narkotika dan tindak kekerasan tidak lepas dari masih kurangnya pemahaman yang dimiliki anak-anak akan dampak hukum dari tindakan yang mereka lakukan, padahal hal tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab anak-anak itu sendiri, namun kata dia, kontrol dari semua pihak harus lebih ketat lagi sehingga anak-anak tersebut tidak mudah terpengaruh hal- hal yang bersifat negatif.

” Makanya kami melakukan sosialisasi ini selaku salah satu bentuk tanggung jawab negara atas perhatian kepada anak-anak yang nota bene mereka adalah generasi penrus. Bangsa yang harus di isi dengan ilmu pengetahuan yang bernilai Positif ” terang Ruslan.

Komentar