KEPALA SKPD SEPAKATI USULAN DATA K2

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Pengumuman DataBase Kategori I dan adanya usulan terkait Kategori II mendapat perhatian ekstra bagi pemerintah Daerah kabupaten Bombana, hal tersebut terungkap saat Bupati Bombana H. Tafdil, SE. MM siang tadi memimpin rapat dihadiri Kepala SKPD se kab. Bombana.untuk membahas tindak lanjut Database K1 yang telah diumumkan oleh BKN Pusat yang hingga hari ini masih memasuki masa sanggah.

Kepala BKD Kab. Bombana Drs. Ridwan dalam rapat tersebut menjelaskan bahwa tentang database K1 hingga saat ini masih terus diusahakan oleh pihak BKD dengan memanfaatkan masa sanggah, namun terkait usulan kategori 2, mantan kepala BP4K ini mengatakan bahwa data yang ada sekarang untuk divalidasi ada 2 yakni data 348 dan 407,” perlu saya jelaskan bahwa data 348 yang dikeluarkan oleh pihak BKD merupakan data dari BKN yang dinyatakan tidak memenuhi criteria untuk lolos pada kategori 1, sedangkan untuk data 407 adalah data yang telah ada dan data tersebut berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan inspektorat pada tahun 2010 lalu, olehnya itu dalam kesempatan ini perlu kita cari solusi” ujarnya

Lain halnya dengan Sekwan DPRD kab. Bombana Drs. Basiran malah mempertanyakan adanya edaran nama tersebut yang terdiri dari 2 lampiran, beliau merasa heran karena pada lampiran pertama ditanda tangani oleh Sekda, sedangkan pada lampiran kedua hanya di stempel, “ menurut saya ini agak rancu dan legalitasnya perlu untuk dipertanyakan, bukan itu saja di formulir usulan Kategori 2 tidak jelas juga siapa yang harus bertanda tangan, apakah Pembina kepegawaian atau atasan langsung “ tukasnya

Bupati Bombana H. Tafdil yang memimpin rapat tersebut mengatakan bahwa mengenai kategori 1 dan kategori 2, memang jika tidak cermati dengan seksama akan membingungkan  semua pihak, sebab ada data yang dikeluarkan oleh BKN sebanyak 348, dan ada juga data 407 hasil dari verifikasi inspektorat bombana tahun 2010 lalu. “ yang harus kita lakukan sekarang ini bagaimana mencari solusi dari 2 data yang ada saat ini, apakah data yang ada sekarang tetap kita perjuangkan untuk K1 atau di usulan K2, sebab jika kita hanya memperdebatkan ini saya kwatirnya akan semakin berlarut – larut dan itu bisa mengorbankan, tenaga honorer karena ada batasan waktu yang ditentukan oleh BKN terkait usulan K2, yang paling lambat telah diterima BKN dari BKD tanggal 30 April ini “ Ujar H. Tafdil.

“ Saya dengan tegas mengatakan saya tidak ingin tenaga honorer menjadi korban, makanya sekarang ini yang perlu kita sepakati bersama berdasarkan pedoman tekhnis yang di keluarkan BKN Pusat tentang akhir masa sanggah KI dan mengingat tenggang waktu 30 april batas akhir penyetoran berkas usulan K2 di BKN, apakah kedua data itu akan kita perjuangkan di tambahan K1 atau kedua data itu di usulkan di Kategori 2 dengan terlebih dahulu dilakukan validasi oleh inspektorat ” ujar Ketua DPD PAN Bombana ini.

Walaupun rapat tersebut berjalan alot dan memakan waktu 2 jam lebih, melalui berbagai argument kesimpulan yang diambil dan disepakati bersama yakni data 348 dan 407 akan di perjuangkan di usulan K2 dengan terlebih dahulu pihak Inspektorat Bombana di amanahkan untuk melakukan validasi data apakah nama yang ada di kedua data tersebut nama tenaga honorer benar- benar honor di bombana bukan hanya nama dan hasil manipulasi yang dilakukan oknum tertentu.

“ saya menekankan kepada seluruh unsur pimpinan SKPD untuk tidak melakukan manipulasi data, karena Database ini menyangkut nasib seseorang, jangan sampai ada yang betul – betul telah honor 2005  hingga saat ini tapi tidak dimasukkan dalam usulan Kategori 2 yang akan divalidasi oleh inspektorat, jika hal tersebut dilanggar, karena banyak aduan yang masuk ke saya bahwa pada data tersebut ada nama yang dimanipulasi, siapapun orangnya baik itu nama yang tertera dalam data tersebut dan oknum yang memanipulasi data akan dikenakan sangsi“ tegas H. Tafdil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *