KONSULTAN PENGAWAS HARUS LEBIH TELITI

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia.  Pekerjaan pembangunan fisik di bombana jelang akhir tahun ini tidak luput dari perhatian Ir. Hj. Masyhura, pasalnya menurutnya Wakil Bupati Bombana periode ini, dirinya tidak menginginkan ada pihak rekanan yang hanya mengejar masa kontrak selesai namun tidak memperhatikan kualitas pekerjaan yang bisa menyebabkan pekerjaan tersebut tidak sesuai standar yang di inginkan pemerintah daerah.  

Saat memimpin rapat dengan Panitia Pemeriksa hasil Pekerjaan ( PPHP ) di ruang rapat sekda kemarin (26/12), Hj. Masyhura menekankan di tahun anggaran 2013 nanti, para panitia pemeriksa harus teliti sebelum menanda tangani hasil pekerjaan barang, bahkan kata Hj. Masyhura keterlibatan konsultan pengawas harus lebih efektif agar pekerjaan tidak terkesan asal jadi.  

” pembangunan fisik harus terpilah, karena kita tidak bisa menutupi sebab banyak pihak yang turut mengawasi termasuk masyarakat, LSM dan pemerhati pembangunan ” tegas Hj. Masyhura.  

Lebih lanjut, wakil H. Tafdil ini menerangkan banyak contoh kasus yang terjadi di bombana dari sisi pembangunan fisik yang menurutnya kurang mengalami pengawasan yang teliti, salah satu katanya rujab wakil bupati yang saat ini sedang direhab, dirinya menuturkan setelah dilakukan pengecekan terhadap konstruksi bangunan oleh salah seorang yang ahli,ternyata di ketahui yang menjadi kendala pondasi rujab tersebut kurang kokoh menahan beban bangunan yang berdiri di atasnya.  

” saya perkirakan banyak pekerjaan yang dilakukan pada malam hari untuk menghindari pantau pengawas, apalagi sudah mendekati akhir tahun, ini harus menjadi perhatian konsultan pengawas ” katanya.  

” saya ingin agar kedepannya setiap kegiatan pembangunan lebih mendahulukan kualitas, pengawas harus lebih teliti dan jangan coba-coba menerima pekerjaan seratus persen kalau tidak sesuai kecuali ada penyataan hitan di atas putih agar pihak pemerintah tidak terseret suatu  masalah” tambahnya.

Komentar