MANTAN BENDAHARA BANTUAN SEKRETARIAT DAERAH AKAN DIJEMPUT PAKSA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Mantan Bendahara Bantuan Sekretariat Daerah (Setda) Bombana tahun 2009 – 2010 , Asmin dikabarkan  dalam waktu dekat akan dijemput paksa. Asmin, akan dijemput paksa karena  dinilai tidak kooperatif memenuhi surat panggilan yang dilayangkan oleh Majelis Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR) Keuangan dan Barang Daerah bentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana Perihal penjemputan secara paksa terhadap mantan bendahara bantuan Setda Bombana ini tidak lain hanyalah untuk menjalani pemeriksaan pada sidang majelis TP-TGR, pasalnya  tuntutan ganti rugi yang dibebankan kepada Asmin jumlahnya cukup fantastis, yakni senilai 12 Milyar Rupiah.

Demikian disampaikan oleh Ketua Majelis TP-TGR Pemkab Bombana, Ir H Rustam Supendy, M Si, pada Koran ini, Sabtu (23/6) di Ruang KerjanyaH Rustam Supendy mengaku, pihaknya sudah tiga kali melayangkan surat kepada Asmin, namun, tak satupun dari surat itu yang diindahkan.

Padahal inti  surat panggilan itu kata Rustam hanyalah  meminta Asmin agar menghadiri Sidang Majelis untuk dimintai keterangan terkait keberadaan dana yang menjadi pembebanannya itu. 

” Namun, Dia (Asmin Red ) terkesan menghindar terus. Tapi kalau dalam waktu dekat tidak  bisa datang maka saya akan perintahkan Sat Pol PP untuk dijemput paksa. Bila perlu saya turun langsung ” tegas H. Rustam Supendy

Ketua kerukunan keluarga besar sulawesi selatan (KKSS) di Bombana ini menjelaskan, bahwa setelah pemeriksaan Majelis TP-TGR, maka, ada tuntutan ganti rugi pengembalian dana dalam bentuk Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak (SKTJM) yang harus ditandatangani oleh terperiksa sebagai bentuk  pertanggungjawaban pengembalian dana dimaksud.  Dimana, penyelesaian pembebanan itu diberikan deadline waktu selama Dua tahun. 

” Itu sesuai dengan Permendagri nomor 5 Tahun 1997 tentang TP-TGR keuangan dan barang Daerah. Kalau dalam waktu Dua tahun tidak bisa dikembalikan, maka akan diserahkan ke ranah hukum ” tegasnya.

Pemanggilan secara paksa terhadap Asmin ini merupakan salah satu upaya TP-TGR dalam  mengusut keberadaan Kas Daerah senilai Rp.41 Milyar yang dikeluarkan  tanpa melalui mekanisme.  Dana itu merupakan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI  dari tahun 2008 hingga 2010. Yang menyebabkan Keuangan Bombana  mengalami Disclamer selama bertahun – tahun”Kita upayakan dana yng dikeluarkan itu harus kembali, karena kita tidak mau disclamer terus,” kata H. Rustam Supendy.

Komentar