MASYARAKAT KEMBALI NIKMATI PROGRAM JAMPERSAL

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Program Jaminan persalinan (Jampersal) secara gratis yang di gulirkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana sejak tahun 2011 lalu untuk tahun ini  kembali di gulirkan yang pendanaannuaxbersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN). Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bombana Dr. Sunandar saat ditemui kemarin(14/1) di Kantor Bupati Bombana.  

Dr. Sunandar menuturkan pada prinsipnya program ini merupakan program yang gratis untuk semua masyarakat tanpa mengenal status sosialnya ditengah masyarakat, selama mereka melakukan persalinan Kata Dr. Sunandar di tempat yang merupakan fasilitas pemerintah seperti Rumah Sakit Kelas III, puskesmas, atau polindes maka selama itu pula program ini bisa di gunakan.

” selama mereka melakukan persalinan di tempat tersebut, bukan bersalin dirumah dengan memanggil Bidan, kecuali tempat praktek bidan mandiri yang bekerjasama dengan pemerintah hal tersebut di perbolehkan ” kata Dr. Sunandar.  

Kadinkes Kab. Bombana ini merinci, pegawai negeri sipil ( PNS ) pun bisa menggunakan Jampersal tersebut kecuali anak pertama dan kedua, pasalnya untuk pegawai negeri sipil anak pertama dan kedua di jamin Askes yang di miliki masing – masing pegawai.  

Lebih lanjut, Mantan Direktur RSUD Bombana ini mengurai prosedur bagi masyarakat yang ingin menggunakan program Jampersal ini tidak terlalu rumit, masyarakat kata Sunandar hanya membawa kartu identitas diri yang bersangkutan untuk di data tanpa mengeluarkan sepeserpun karena semuanya sudah ditanggung oleh negara.

” bagi masyarakat yang mempunyai  Kartu Jamkesmas atau Kartu Berobat Bahteramas agar membawa serta kartu tersebut sehingga pembiayaannya tidak tumpang tindih ” ujarnya.  

” tidak ada batasan jumlah orang yang harus menggunakan jampersal ini ” tambahnya.    

Dari penuturan Dokter yang membuka praktek di kediamannya, diketahui untuk tahun 2011 tahun lalu pemerintah daerah sudah melaksanakan program Jaminan Persalinan jamkesmas  ini dengan alokasi anggaran yang digunakan sebesarnya 684 juta selama satu tahunm sedangakan tahun terbagi dalam tiga tahap yang mana tahap pertama ini akan di luncurkan sebanyak 250 juta.

” jika dilihat dari anggarannya sudah mau habis kami baru ajukan permintaan di pusat pencairan tahap dua “kata Dr.Sunandar.  

Dirinya menghimbau agar program ini di manfaatkan sebaik baiknya sebab tahun lalu dari dana 684 juta akunya dinasnya mengembalikan anggaran ke kas negara yang jumlahnya cukup besar sekitar 180 juta, dimana kata Pengganti Sumpeno menakhodai Dinkes Kab. Bombana anggaran tersebut tidak terpakai alias tidak terserap.

” kita akan lebih mengoptimalkan program ini dengan memperbanyak mengsosialisasikan program ini, kami menginginkan agar masyarakat menggunakan dana ini ” harapnya

Komentar