NELAYAN BOMBANA MASIH ANDALKAN KOMODITI UDANG DAN KEPITING

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bombana Syarif, SH menegaskan hingga saat ini masyarakat yang berada di Bombana khususnya yang berprofesi sebagai nelayan kebayakan masih mengandalkan mata pencaharian mereka dengan memasarkan udang dan kepiting sebagai komoditi andalan,  besarnya penjualan dipasaran kedua komoditas laut tersebut menjadi salah satu alasan masyakat masih mempertahankan profesi mereka hingga saat ini.

“ memang benar bahwa masyarakat masih menggantungkan perekonomian mereka dari hasil tangkapan komoditas tersebut, “ kata Syarif kala ditemui beberapa saat lalu.

Namun Syarif mengakui, saat ini para pelayanan masih mengeluhkan kurangnya fasilitas yang diberikan pemerintah daerah yang dipandang memandai untuk mendukung aktifivitas mereka seperti perahu, jaring, mesin dan kelengkapan tangkap lainnya, sehingga mantan Camat Rarowatu Utara ini akan tetap menjadikan hal tersebut sebagai referensi dalam pemberian bantuan.

“ kami akan memberikan bantuan sedikit demi ssedikit apa yang menjadi kebutuhan dasar mereka ‘” terang Syarif.

Lanjut, masih digelutinya profesi ini tidak lepas dari masih banyaknya permintaan dari beberapa dari luar Bombana seperti dari Kendari, Kolaka dan beberapa daerah lain yang ada di Sultra, bahkan Syarif mengungkapkan tiap hari dari laporan yang bukan hanya para pengusaha rumah makan yang mencari komoditi ini secara langsung maupun lepas pengumpul dimasyarakat, karena terkadan masyarakat yang bertandang ke Bombana kerap juga membeli untuk dijadikan  ole-ole ke daerahnya.

“ yang pasti kami akan terus mengupayakan agar usaha dari masyarakat ini terus berkembang karena dengan makin meningkatnya permintaan pasar terhadap kedua hasil laut yang memiliki protein yang cukup tinggi ini maka secara pasti pula akan menambahkan pendapatan ekonomi masyarakat “ papar Syarif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *