PAD Bombana Tahun 2019 Diproyeksi 30 Miliar Lebih

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia,(Sumber:Sultrapost.Id–)
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bombana tahun anggaran 2019 diproyeksi sebesar 30 Miliar 269 Juta 627 Ribu 925 Rupiah (Rp.30.269.627.925,-) Ini tertuang dalam pokok-pokok hasil pembahasan terhadap rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2019.

Angka ini merupakan hasil pembahasan terhadap rancangan KUA dan PPAS tahun 2019. Dan dibahas antara Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan tim anggaran pemerintah kabupaten Bombana.

“Setelah pembahasan ditingkat Banggar DPRD dan tim anggaran pemerintah kabupaten Bombana, maka disepakati tidak ada pengurangan dan penambahan pagu Indikatif,” kata Drs Alimuddin, Sekretaris DPRD Bombana, Kamis 15 November 2018, saat rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana dalam rangka persetujuan penetapan dan penandatanganan MOU KUA/PPAS APBD Kabupaten Bombana tahun anggaran 2019 menjadi KUA/PPA APBD kabupaten Bombana tahun anggaran 2019.

Selain itu, Alimuddin menambahkan, pokok pokok hasil pembahasan lain dalam rancangan KUA/PPAS APBD itu adalah: (1) dana perimbangan tahun anggaran 2019 sebesar 670 milyar 084 juta 432 ribu rupiah; (2) lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 235 milyar 343 juta 115 ribu 014 rupiah; (3) belanja tidak langsung sebesar 474 milyar 679 juta 858 ribu 937 rupiah, dan yang terakhir (4) belanja langsung sebesar 740 milyar 598 juta 691 ribu 002 rupiah.

Menurutnya, KUA merupakan dokumen yang memuat kebijakan bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasari untuk periode satu tahun, sebagai penjabaran dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk selanjutnya menjadi acuan penyusunan PPAS. Dimana, hasil pembahasan KUA antara Banggar DPRD dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Bombana menitikberatkan pada, peningkatan kualitas sumber daya manusia, memantapkan pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi, memantapkan pembangunan budaya masyarakat Bombana, dan revitalisasi birokrasi pemerintah daerah.

Sedangkan PPAS merupakan program prioritas dan plafon anggaran sementara yang diberikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk setiap program, sebagai acuan dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) -SKPD.

“Hasil pembahasan rancangan KUA/PPAS APBD ini menjadi pedoman utama bagi DPRD dan pemerintah kabupaten Bombana dalam penyusunan RAPBD kabupaten Bombana tahun anggaran 2019,” tutur Sekretaris Dewan (Sekwan) ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada saat pembahasan KUA/PPAS, disepakati penyempurnaan dan perbaikan-perbaikan terhadap KUA/PPAS APBD Bombana 2019, yaitu untuk tahun anggaran 2019, pagu Anggaran sebesar 1 Triliun 215 Miliar 278 Juta 549 Ribu 939 rupiah(Rp.1.215.278.549.939,-). Dan pagu anggaran, target PAD dan belanja tersebut dalam pembahasan KUA dan PPAS atas kesepakatan antara Banggar DPRD dan tim anggaran Pemda, yang dijabarkan dalam APBD 2019.

Penulis: Leros