PAJONGANG DILIRIK JADI LOKASI LATIHAN MENEMBAK

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Bupati Bombana H. Tafdil, SE, MM di dampingi Sekda Bombana DR. Ir. H. Rustam Supendy, M. Si saat menerima kunjungan Danlanud Wolter Monginsidi Letkol (Pnb) Djohn Amarul Di Rujab Bupati siang tadi (4/7), foto : Fandi.

Rumbia, Strategisnya lokasi Pajongang kini mulai di lirik Pihak TNI AU untuk dijadikan bandar udara militer sekaligus sebagai tempat latihan lapangan tembak bagi prajurit TNI AU, pasalnya lokasi yang dahulu di jadikan salah satu tempat pengintaian dan markas jepang tersebut, dari luas kawasan dan medannya yang berbukit, sangat cocok untuk menempa keahlian para Prajurit TNI AU.  

Danlanud Wolter Monginsidi Kendari Letkol ( Pnb ) Djohn Amarul mengatakan bahwa Jika di lihat dari topgrafi dan medannya yang sangat sulit, sangat pantas jika Pajongang di jadikan salah satu tempat pusat latihan, selain itu kata Danlanud bahwa dirinya sangat yakin jika kawasan Pajongang ini memiliki potensi yang sangat ideal untuk menempa fisik anggota TNI, khususnya Angakatan Udara.  

” kami sudah mengantongi datanya bahkan foto satelitnyapun sudah ada, ” ujar Letkol. Djohn Amarul.  

Alumnus Akademi Angkatan Udara ( AAU ) 1993 ini  juga menuturkan bahwa dibutuhkan kerja sama di semua pihak untuk menjadikan area tersebut sebagai lapangan tembak khususnya pemerintah daerah setempat, hal ini kata danlanud jika di sepakati nantinya, maka akan memudahkan pihak TNI untuk melakukan pembenahan di area tersebut, sehingga layak di gunakan sebagai lokasi latihan.   ” salah satu persyaratan daerah itu bisa di jadikan lokasi latihan menembak, harus ada persetujuan dari pemda setempat, dan jauh dari pemukiman warga serta perkantoran, sebab di lokasi nantinya akan banyak jenis senjata di gunakan hingga rudal aktif ” tandasnya.  

” untuk lokasi bandara sendiri dibutuhkan minimalnya sekitar 10 hektar, sedangkan tempat latihan menembak hanya beberapa hektar saja ” tambahnya.  

Berdasarkan informasi yang di himpun, untuk di lokasi pajongang sendiri pada pemerintahan bupati yang lalu, sudah pernah direncanakan daerah tersebut dijadikan sebagai bandara udara komersil, namun hal tersebut sempat ditentang oleh pihak TNI AU, bahkan hingga saat ini  di pajongang masih terdapat beberapa patok milik AU.  

Sementara itu, Bupati Bombana H. Tafdil, SE, MM saat menerima kedatangan Danlanud dirujab bupati siang tadi(4/7) mengatakan, bahwa kondisi pajongang sudah tidak sama dengan yang dulu, pasalnya kata H. Tafdil bahwa di daerah tersebut sudah banyak perkampungan masyarakat, bahwa sebagian dari area tersebut sudah di klaim juga oleh warga.  

” kami sangat merespon pihak keinginan pihak AU, namun kendalanya sekarang sudah banyak warga, bahwa sudah ada desa di pajongang ” Kata H. Tafdil.  

H. Tafdil juga sempat mengusulkan ke Danlanud  lokasi PPA yang masih berada di wilayah bombana sangat cocok untuk di jadikan sebagai lokasi lapangan tembak, karena di  wilayah tersebut hamparannya sangat luas dan tidak ada pemukiman warga di sekitarnya, hanya saja area tersebut masuk kawasan hutan lindung.  

” saya pikir hal ini bisa di komunikasikan dengan kemeterian kehutanan, jika daerah itu layak bagi AU ” Ujar H. Tafdil.  

Mengetahui adanya pemukiman disekitar Pajongang, Danlanud Wolter Monginsidi mengaku, pihaknya akan meninjau ulang rencana pembuatan lapangan tembak di Pajongang. “Saya akan koordinasikan lagi dipusat menyangkut rencana ini. Kita akan laporkan kondisinya kepusat. Tapi kalau Kasat berkenaan, maka beliau akan tinjau lapangan bersama Pemda. Jadi nanti dikomunikasikan lagi,”kata Jhon Amarul.

Terkait usul Bupati tentang penempatan lapangan tembak TNI AU di PPA, Danlanud yang baru menjabat di Kendari ini menilai, PPA ini punya peluang, karena bisa didukung dari beberbagai aspek jika masuk daerah militer, hal ini akan membantu pengamanan wilayah PPA dari perambah dan bisa meningkatkan promosi wilayah. “Tapi nanti kita liat, seperti saya utarakan tadi karena daerah latihan penembakan tidak sesimpel itu, sebab akan mempengaruhi ekosistem wilayah, karena di daerah penembakan itu, kita akan menggunakan rudal-rudal aktif,”tukasnya

Komentar