PASAR SENTRAL BOMBANA MULAI DI TATA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ket. Gambar : Kadis Perindagkop & PM H. Nuhung saat di jumpai di ruang kerjanya.

Rumbia, semrawutnya kondisi pasar sentral bombana yang terletak di bilangan kelurahan kampung baru kec. Rumbia tengah yang kerap dikeluhkan masyarakat saat beraktifitas di sana, mulai hari ini sudah tak tampak lagi, pasalnya Dinas Perindagkop & PM Kab. Bombana kini mulai menata lokasi jual beli di pasar tersebut dengan mengisi los yang berada di tengah pasar.  

Kadis Perindagkop & PM Kab. Bombana saat ditemui diruang kerjanya (24/5) menuturkan bahwa dinas yang di pimpinnya sejak bulan lalu tersebut, akan fokus menata kelayakan pasar di seluruh wilayah kabupaten bombana, namun menurutnya untuk tahap awal ini akan dimulai di pasar sentral bombana.  

” sejak kemarin kami sudah memindahkan para pedagang yang biasanya berjualan di trotoar pasar ke los yang tersedia yang selama ini jarang digunakan ” kata H. Nuhung  

Dikatakan pula mantan pelaksana kadis PU Kab. Bombana ini bahwa untuk ketiga los yang tersedia di tengah pasar, tersebut, dinas perindagkop telah  menyatukan pedagang yang menjual barang yang sama, H. Nuhung mencontohkan bahwa di dalam pasar sampai saat ini pedagang sayur sudah menempati satu los tersendiri dan tidak berbaur dengan lainnya, hal ini juga menurutnya akan mempermudah para pembeli ketika ingin mencari keperluan yang dibutuhkannya.  

” untuk ketiga lost yang di isi saat ini yaitu satu los di isi khusus penjual sayur, satu los di isi khusus penjual kue dan panganan lainnya  dan satu los lagi di isi penjual sembako, jadi kalau ingin berbelanja misalkan sayur, tidak perlu lagi dari ujung ke ujung pasar seperti selama ini, karena untuk lokasinya penjual sayur sudah di satukan dalam satu los,begitu juga dengan barang lainnya.  

Saat ditanya terkait adanya penentangan dari beberapa pedagang terkait kebijakan yang diambil, Kadis perindagkop ini  tidak membantah, H. Nuhung pun mengakui bahwa saat penerapan kebijakan ini di tindak lanjuti dengan aplikasi di lapangan,dirinyapun banyak menghadapi keluhan dari para pedagang. ” kami bersyukur setelah kami melakukan pendekatan secara persuasif dan kekeluargaan akhirnya para pedagang tersebut bisa memahami kebijakan ini, dan dengan ikhlas hati pindah ke lokasi yang telah kami atur” ujar H. Nuhung.  

Ditempat terpisah, salah seorsng pedagang menuturkan bahwa langkah yang telah ditempuh Perindagkop kab. Bombana dengan melakukan penataan lokasi pedagang sangat tepat, sebab menurutnya banyak pedagang selama ini berjualan dengan menempati area trotoar jalan tengah pasar,  sehingga terkadang ketika pembeli ingin mencari kebutuhannya, sudah pasti akan berdesak desakan.

” mungkin yang perlu di perhatikan lagi adalah kebersihan lingkungan pasar, karena masih banyak sampah yang berserakan, namun ini harus ditangani bersama dinas dinas terkait” kata salah satu pedagang yang enggan dibutkan namanya.

Komentar