PASAR SORE ILEGAL KEMBALI DI TERTIBKAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia.  Meski sudah diingatkan berkali kali oleh pihak Pemerintah Daerah baik itu melalui Himbauan maupun Penertiban, sikap para pedagang seolah acuh terhadap hal tersebut, pemandangan ini dapat dilihat saat pihak Pemerintah Daerah menggelar kembali operasi penertiban sore ini, nampak terlihat masih banyak gabus (tempat penampungan ) ikan pedagang berisi penuh siap untuk di jual pasar ilegal tersebut yang letaknya persis dijantung kota Kabupaten.  

Kasatpol PP yang ditemui disela sela penertiban mengaku bingung dengan tingkah para pedagang yang selama  ini masih menjajakkan dagangannya di pasar  ilegal tersebut,  penertiban dan pelarangan berjualan di daerah tersebut (  pasar sore ) sudah sering kali dilakukan, bahkan pihaknya sampai mengangkut lapak dagangan namun  tidak membuat para pedagang tersebut jera, sebab selang seminggu jika pengawasan sudah tidak dilakukan lagi maka mereka kembali melakukan aktivitas jual beli di pasar sore tersebut.  

” sikap pedagang  memang sangat keterlaluan, karena keberadaan pasar ini sudah sangat mengganggu penataan kota ”  terang Zunaidi.  

Seringnya para nelayan membongkar ikan di sekitar pesisir pantai yang lokasinya persis berhadapan dengan pasar ilegal tersebut diakui pula oleh Zunaidi merupakan salah satu indikator para pedagang ikan masih memadati pasar sore tersebut meski sudah berulang kali telah di ingatkan, ditambah lagi ungkap zunaidi rumah halaman rumah warga dipagari sehingga tempat  itu dijadikan lokasi jual beli ikan.  

” instansi terkait harus melakukan pelarangan bongkar ikan di sana, jika tidak maka hal ini akan terus berulang ” kata Zunaidi.    

Penertiban yang dilakukan secara gabungan Satpol PP, Dinas Perhubungan Bombana, Disperindagkop, Dinas Kelautan Dan Perikanan bombana yang berlangsung selama 5 jam tersebut berhasil membuat para pedagang berhenti melakukan aktivitas, bahkan saat dilakukan penertiban, pihak Satpol PP sempat bersitegang dengan salah satu pedagang yang nekad menggelar lapak ikannya.  

” kami tetap akan melakukan pengawasan, apalagi jika pos jaga sudah selesai maka kami akan menempatkan personil di wilayah tersebut untuk melakukan pemantauan, kita akan bekerjasama dengan dinas terkait ” imbuh Zunaidi.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *