PELANTIKAN KADIS PERINDAGKOP SUDAH SESUAI MEKANISME

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ket. Gambar : Kabag Humas Setda Bombana Drs. Hasdin Ratta, M. Si.  Foto : Herry

Rumbia, Munculnya pemberitaan di salah satu media cetak mengenai pelantikan Kadis Perindagkop yang baru H. Nuhung beberapa saat lalu, yang mengatakan bahwa Hj. A. Radjiah  dipensiunkan, ditanggapi dingin oleh pihak Pemkab.

Melalui kabag Humas Setda Bombana Drs. Hasdin Ratta, M. Si menjelaskan Pergantian Hj. A. Radjiah sebagai kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kab. Bombana merupakan hal yang wajar dan tidak melanggar aturan perundang – undangan, apalagi jika melihat dari masa dinas mantan Ketua Tim Penggerak PKK Bombana tersebut sudah memasuki masa pensiun, “saya hanya ingin menjelaskan bahwa Hj. A. Radjiah pensiun tanggal 16 April 2012 setelah melalui masa perpanjangan pensiun, sedangkan pelantikan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2012, jadi sebenarnya bukan dipensiunkan oleh proses pelantikan tersebut, melainkan beliau dipensiunkan oleh aturan dan wajib harus pensiun, Bupati melantik H. Nuhung untuk menganti semata – mata bagian dari aturan agar proses pemerintahan tidak mengalami kekosongan dan tetap bisa berkesinambungan, apalagi program harus terus berjalan “ Jelas Drs. Hasdin Ratta di ruang kerjannya.

Alumnus STPDN ini juga menjelaskan terkait pelantikan yang dilakukan oleh Sekda Bombana kala melantik kadis Perindagkop Bombana H. Nuhung di ruang kerjannya, Menurutnya mengenai pelantikan tersebut tidak ada satu aturan dalam sistem tata pemerintahan yang dilanggar,” Bupati berhak memberikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk untuk mengantikan beliau dalam melantik seseorang,  dan hal ini pun telah di atur oleh undang – undang,” tukasnya.

Sekedar diketahui, bahwa dari pemberitaan di salah satu media tersebut menyoroti kinerja Baperjakat Bombana yang mengatakan Baperjakat tidak professional dalam bekerja, apalagi penempatan pejabat yang dilakukan Bupati bombana H. Tafdil, SE, MM hanya dianggap berdasarkan balas jasa dengan tegas di bantah oleh Kabag Humas.

“ setiap pelantikan tim baperjakat selalu dilibatkan terkait dalam pengambilan keputusan, perlu diketahui, Bupati Bombana H.Tafdil, SE, MM dalam menunjuk seseorang itu untuk menduduki satu jabatan hal pertama yang dinilai adalah profesionalisme, kecakapan dan kemampuannya dalam melaksanakan tugas serta loyalitas dan hal ini telah berulang kali dikatakan oleh Bapak Bupati.” Tegas Hasdin Ratta yang pernah juga menjabat Kabag pembangunan.

“ satu hal yang sangat saya pesankan terkhusus kepada kawan – kawan media agar dalam menulis judul sebuah berita harus teliti, seperti berita sekarang ini di beri judul mantan istri bupati dipensiunkan memiliki makna yang berbeda, sebab hingga saat ini, Hj. A. Radjiah masih istri sah dari mantan Bupati Bombana DR. H. Atikurahman, MS” kata Hasdin.

Komentar