PELAYANAN PERIZINAN DIRENCANAKAN SATU ATAP

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Sistem Pelayanan Perizunan satu atap melalui Kantor Pelayanan Perizinan Kab. Bombana akan dilaksanakan, pasalnya selama 6 bulan terakhir ini, sistem pelayanan perizinan masih dilaksanakan dimasing- masing instansi Lingkup SKPD kab. Bombana dan rencananya pada bulan ini akan dilakukan rapat koordinasi untuk membahas hal tersebut.  

Saat ditemui diruang kerjanya(7/6), Kepala Kantor Perizinan Kab. Bombana Hasanuddin, S.Sos, M.Si menuturkan dirinya telah melakukan koordinasi dengan Sekda Bombana terkait pelayanan perizinan satu atap tersebut, namun Hasanuddin enggan memastikan kapan hal tersebut bisa terlaksana, sebab dirinya memandang hal ini masih perlu dikoordinasikan pula dengan Bupati Bombana.

” kami berharap pelimpahan kewenangan tersebut segera di tandatangani” kata Hasanuddin.  

Mantan Kepala Bidang Amdal Badan Lingkungan Hidup Kab. Bombana ini juga mengatakan bahwa jika pelimpahan kewenangan tersebut sudah disetujui, Kantor Pelayanan Perizinan Kab. Bombana akan meminta tambahan personil untuk mengurus dan proses perizinan, dan tambahan personil tersebut kata Hasanuddin akan diambil dari masing – masing dinas yang selama ini mengurus perizinan dan akan ditempat dilapangan.  

Hasanuddin juga berjanji akan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang akan mengurus perizinan, sehingga akan tercipta kepuasan dalam mengurus izin nantinya. ” kami sudah rencanakan pasca pelimpahan kewenangan tersebut ditanda tangani, kami akan melakukan sosialisasi ” ungkap hasanuddin.  

Di akui pula, proses pembayaran izin kedepannya akan melalui bank yang telah ditunjuk dan langsung dimasukkan ke kas daerah, sehinga tercipta sistem pelayanan yang transparansi,

” tidak ada lagi pembayaran administrasi, dan jika mengurus izin yang di bawa sisa bukti slip penyetoran dibank” ujar hasanuddin.  

Untuk diketahui, hingga saat ini, Kantor Pelayanan Perizinan Kab. Bombana sudah mengumpulkan PAD dari penerbitan Surat Izin Tempat Usaha ( SITU ) yang jumlahnya Rp.52.805.000 atau jika dipersentasekan sekitar 52,81%.

” target tersebut diraih dalam waktu 6 bulan ini dari 100% yang telah ditargetkan, kami akan terus meningkatkan Pendapat Asli Daerah melalui Kantor Perizinan ” tambah Hasanuddin.

Komentar