PEMBAGUNAN GEDUNG YAYASAN PENDIDIKAN MELANGGAR TATA RUANG WILAYAH

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Rencana pembangunan salah satu yayasan pendidikan  di kecamatan rumbia, yang letak persisnya sangat berdekatan dengan lokasi pembangunan center point, membuat kepala kantor perizinan kab bombana Hasanuddin harus melayangkan surat teguran terhadap pihak pengembang yayasan tersebut.

Hasanuddin yang ditemui diruang kerjanya senin (11/3) lalu mengatakan pembangunan gedung Payasan Pendidikan tersebut sudah bertentangan dengan konsep Rencana Tata Ruang Wilayah Pemkab Bombana sehingga dirinya harus melayangkan surat teguran, bahkan di akui bahkan dirinya sudah pernah melibatkan Satpol PP ke lokasi untuk bersama sama melakukan teguran.

” Saya juga pernah langsung menemui mereka ( pengembang ) meminta agar memberhentikan proses pembangunan yayasan tersebut ” kata Hasanuddin.

Lebih mengherankan lagi, kata hasanuddin pihak pembangunan yayasan tersebut sudah sangat berani karena sudah mendirikan suatu bangunan tanpa terlebih dahulu mengurus  IMB ( izin mendirikan bangunan ).

” Sampai saat ini saya belum pernah menanda tangani IMB yayasan tersebut, sehingga kami anggap Ini sudah bertentang dengan aturan, makanya harus dihentikan pembangunannya ” tegas Hasanuddin.

Dirinya menambahkan, seharusnya setiap pembangunan suatu gedung seharusnya dikonsultasikan dulu dengan pihak pemerintah sehingga tidak bertentangan tata ruang wilayah, apalagi pembangunan gedung yayasan sangat dekat dengan lokasi center point yang nota bene merupakan daerah kawasan pengembangan infrastruktur.

Dari pantau dilokasi pembangunan gedung yayasan tersebut yang saat ini sudah memulai pembuatan pondasi, pihak pekerja masih saja terus nekad meneruskan pengerjaan pondasi gedung yang menurut sumber yang tidak ingin di sebutkan namanya di miliki salah seorang kandidat calon Gubernur yang beberapa saat lalu tidak di loloskan pihak KPUD sultra dari jalur independen.

Saat ditanyai langkah apa yang akan dilakukan jika pihak pengembang yayasan masih nekad melanjutkan pembangunan gedung tersebut, dengan tegas hasanuddin akan melakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku. ”

” Kami tidak merinci tindakan apa, namun jika pembangunan gedung tidak memiliki IMB, lantas di bangun di daerah kawasan pengembangan infrastruktur ibu kota hal itu jelas bertentangan dengan undang undang maka kami pun akan bertindak sesuai aturan yang di tentukan undang undang ” kata Hasanuddin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *