PEMERIKSAAN AWAL BPK DIPERKIRAKAN JANUARI

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Bupati Bombana H. Tafdil, SE.,MM  menekankan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD) Kab. Bombana untuk sesegera mungkin merampungkan seluruh Pertanggung Jawaban Penggunaan Anggaran tahun 2013, hal tersebut ditegaskan Bupati pilihan Masyarakat Bombana ini kala di dirinya bersama Wakil Bupati Bombana Ir. Hj. Masyhura yang di dampinhi Sekda Bombana Dr. Ir. H. Rustam Supendy, M.Si memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan yang di hadiri seluruh Kepala SKPD kemarin siang ( 16/1) di Kantor Bupati Bombana.

Menurutnya, sebagai pihak yang telah mengunakan anggaran daerah, sudah sewajar jika para kepala SKPD segera menyelesaikan tanggung jawabnya, apalagi  dalam tempo waktu satu tahun menggunakan APBD seharusnya setiap dinas sudah memperhitungkan kapan batas waktu menyelesaikan pertangungjawabannya.

” Jangan lagi menggunakan pola lama, saya ingin kita ini tertib administrasi, masa kita yang menggunakan sendiri anggaran tersebut, kita sendiri yang pusing ” kata H. Tafdil.

Lebih lanjut, suami Hj. Andi Nirwana ini menegaskan, dalam waktu dekat pihak Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) RI akan melakukan pemeriksaan tahap awal yang di perkirakan pada minggu ke tiga bulan ini, sehingga dirinya kembali menginstruksikan agar seluruh Kepala SKPD agar Koperatif dengan pihak BPK ketika sedang melakukan pemeriksaan.

” Saya ingin bagi dinas yang belum merampungkan SPJ baik itu LRA maupun Calk, agar segera meyelesaikan, karena jika tidak, hal itu akan mempengaruhi opini pemeriksa ” paparnya.

” Saya juga tidak mau dengar ada kepala SKPD maupun bendahara yang tidak hadir ketika BPK memerlukan keterangan, ingat mereka juga manusia biasa seperti kita dan pasti ketika kita koperatif maka saya yakin mereka juga akan memberikan kita solusi terbaik ” sambungnya.

sebelumnya, Bupati Bombana ini sempat di buat geram oleh ulah segelintir kepala SKPD yang terlambat menghadiri rapat koordinasi tersebut, sehingga dirinya bersama Wakil Bupati dan Sekda terpaksa harus menunggu mereka yang terlambat.

” Jangan pandang remeh rapat koordinasi, kalau memang tidak sempat hadir perintahkan  staf untuk mewakili, saya akan memberlakukan sanksi bagi mereka yang tidak mengindahkan rapat koordinasi ” tukasnya H. Tafdil dengan nada kesal.

Bahkan, kejadian yang tidak mengenakkan kembali terjadi, saat dirinya memberikan arahan, Handphone salah seorang peserta rapat berbunyi dengan nada yang cukup keras.

” Tolong matikan handphonenya, kalau tidak mau silahkan keluar dari ruangan rapat  ini ” kata H. Tafdil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *