PEMKAB AKAN SIKAPI SARANA AIR BERSIH DI PASAR SENTRAL BOMBANA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Wakil Bupati Bombana Ir. Hj. Masyhura Ila Ladamay saat meninjau salah satu sudut Pasar Sentral Kab. Bombana ( Foto : Herry )

Rumbia, Bukan hanya Bupati Bombana yang memberikan perhatian ekstra terhadap pasar Sentral Kab. Bombana yang terletak di kelurahan Kampung baru, masih adanya keluhan pedagang yang ada di area los pasar ikan tentang iar bersih dan WC umum turu pula menjadi perhatian Wakil Bupati Bombana saat mengunjungi pasar tersebut baru-baru ini (10/7).

Salah seorang pedagang Baharuddin menjelaskan bahwa yang paling mendesak di butuhkan oleh pedagang ikan saat ini adalah sarana air bersih, sebab menurut Baharuddin, hingga sat ini para pedagang mencuci ikan ikan mereka menggunakan air laut. ” saya harap ini jadi perhatian pemerintah agar bau yang ada di pasar karena air yang dipakai harus berulang ulang sebab tempat ambil air laut juga jauh dari los yang kami tempati ” Ujar Baharuddin.

Pasar yang diresmikan penggunaannya di era Atikurahman ini, merupakan salah satu pasar yang terbesar yang ada di Kabupaten Bombana, namun sayang beberapa los yang ada di pasar tersebut masih di biarkan kosong melompong yang hingga kini masih menurut sumber dicdinasperindakop beberapa saat lalu, los pasar tersebut masih di data dan rencananya akan di kontrakkan.  

Sementara itu, ditempat yang sama Ir.Hj. Masyhura yang di dampingi Kadis Perhubungan, Kepala BLH, Kabag Humas dan beberapa staf saat meninjau pasar sentral Bombana mengungkapkan bahwa pembenahan pasar sentral harus segera dilaksanakan, apalagi menurut Wakil Bupati Bombana ini di area belakang pasar sudah sangat kumuh.

” rencananya untuk saluran air yang ada di belakang pasar akan kita keruk karena sudah sangat banyak sampah dan baunya sudah bisa menggangu kesehatan masyarakat, dari dinas PU sendiri sudah mengukur panjang talud yang akan di buat di kali tersebut ” kata Hj. Masyhura.  

Lebih lanjut, Ketua BKMT Kab. Bombana Hj. Masyhura menjelaskan terkait munculnya persoalan yang dikeluhkan pedagang ikan, pemerintah daerah akan menyikapi hal tersebut, pasalnya air dan WC umum merupakan fasilitas umum yang selalu digunakan, pihak pemkab juga akan bekerjasama dengan asosiasi pedagang yang ada di pasar tersebut untuk menata pasar sentral baik dari segi penataan pedagang maupun keamanan pasar itu sendiri.  

” kami akan mengajak pihak asosiasi membicarakan hal ini, bagaimana regulasi yang akan digunakan untuk menata pasar setral ini ” tegas Hj. Masyhura.

Komentar