PEMKAB BOMBANA KEJAR TARGET P A D

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  



Ket. Gambar : Wakil Bupati Bombana Ir. Hj. Masyhura di dampingi Sekda Bombana Ir. H. Rustam Supendy, M.Si dan Kadis Pemda Hj. Sitti Saleha saat rapat Evaluasi danTunggakan PAD di Ruang Rapat Kantor bupati Bombana (16/3)

Rumbia (16/3). Wakil Bupati Bombana Ir. Hj. Masyhura Ilah Ladamay mengingatkan agar aparatur SKPD kabupaten Bombana agar lebih giat menggenjot Pendapatan Asli Daerah ( P A D )  Kabupaten Bombana dalam rapat  Evaluasi dan Tunggakan PAD di Ruang Rapat Bupati Bombana Hari ini ( 16/03 )  yang dihadiri oleh, Sekda Bombana Ir. H. Rustam Supendy, M. Si dan seluruh unsur  Kepala SKPD,

Hal tersebut dikatakan Ir. Hj. Masyhura di depan para kepala SKPD.“ Selayaknya evaluasi ini dilakukan secara berkala, artinya kita akan melakukan  evaluasi dan kajian peningkatan PAD setiap 3 bulan sekali,  Bupati dan Saya akan cukup tegas memberikan teguran sesuai aturan jika ada SKPD yang bekerja tidak sesuai aturan, agar kita tidak terlibat dalam suatu masalah, olehnya jika ada kendala tidak ada salahnya kita dudukkan bersama untuk kita cari solusinya, kalau saya liat yang menjadi kendalanya kita ini, perda harus kita tinjau ulang” Ujar Hj. Masyhura

Untuk di ketahui, bahwa ada dana bagi hasil pemerintah Kabupaten Bombana yang salah alamat ke Jakarta Selatan yang kisarannya 600 juta lebih, dana bagi hasil tersebut berasal dari dinas Pertambangan dan Energi.

Ditempat yang sama, Kadis Pendapatan Daerah Kabupaten Bombana Dra. Hj. Sitti Saleha mengatakan tiap SKPD telah diberikan target atas PAD, sampai hari ini ada dua Dinas yang telah melampaui target  PAD yaitu Dinas Catatan Sipil & Kependudukan dari target 50 juta menjadi 54 juta sampai bulan ini Juta dan Dinas kesehatan dari 100 juta menjadi 138 juta, namun sampai sekarang masih ada juga dinas yang belum menyelesaikannya khususnya tahun 2010.” Kami mengharapkan agar hal tersebut dibuatkan laporannya supaya kami dari Dispenda bisa mengkalkulasi PAD kita “ ujarnya.

Lain hal dengan Kepala Badan Lingkungan Hidup, DR. Abbdi mengatakan di Badan Lingkungan Hidup jauh lebih tidak realistis terget PADnya 1,325 Milyar, sedangkan kita hanya punya 3 sumber. “ realitas yang ada dari target berdasarkan kekuatan payung hukum kita ruang gerak kita sangat dibatasi, tapi kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target PAD yang di bebankan kepada kami, walau agak sulit. “ Ujar Abdi.

Komentar