PEMKAB BOMBANA TERTIBKAN PASAR DADAKAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Dr. Ir. H. Rustam Supendy, M. Si mengatakan pemerintah Daerah akan melakukan penertiban dengan menurunkan tim terpadu di lokasi yang selama ini dijadikan pasar dadakan oleh masyarakat yang terdapat di bilangan kelurahan Lauru.

Menurut Dr. H. Rustam keberadaan pasar dadakan tersebut sudah sangat meresahkan dan akan menganggu penataan ibu kota kedepan, apalagi jika merunut dari keberadaannya sendiri, dilokasi tersebut kata H. Rustam tidak pernah dibenarkan adanya aktivitas jual beli karena merupakan jalanan umum dan pemukiman warga.

” alangkah naifnya jika kita sudah bersusah payah memperjuangkan daerah ini menjadi ibu kota kabupaten, lantas kita semua tidak memperhatikan keindahannya” kata H. Rustam  

Mantan Kepala Bappeda Kab. Bombana ini menambahkan dalam waktu dekat ini, pihak pemerintah akan melakukan pendekatan secara persuasif dengan mengirimkan surat edaran kepada para pedagang agar tidak lagi melakukan aktivitas jual beli di daerah tersebut sebelum melakukan penertiban.  

” kami akan melakukan penertiban dengan menurunkan Satpol-PP dibantu anggota TNI serta Polri hari senin depan (18/11) ” kata Doktoral Lulusan Universitas Brawijaya Malang ini.  

Sekedar diketahui, keberadaan pasar dadakan yang berada di bilangan kelurahan lauru tersebut sudah sejak lama menjadi soroton para pedagang yang berada di pasar sentral, pasalnya menurut mereka yang tergabung di Asosiasi Pedagang pasar,  pada jam jam tertentu masyarakat sudah sangat jarang melakukan aktivitas jula beli dan lebih memilih di pasar dadakan rersebut, sehingga omset mereka sangat menurun drastis.  

Saat ditanyai, sering ditemuinya Pegawai Negeri Sipil dan Tenaga Honorer yang berbelanja di pasar tersebut, Dr. H. Rustam menegaskan akan memberikan tindakan dan sanksi yang tegas jika menemukan PNS maupun PHTT yang turut meramaikan aktivitas jual beli di pasar dadakan tersebut.

” kami juga akan mendirikan pos Satpol -PP di daerah tersebut yang bisa di gunakan selain memantau aktivitas di pasar juga memantau aparatur pemerintah yang melakukan jual beli di daerah itu ” tegas pembina pegawai se Kabupaten Bombana ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *