PEMKAB GELAR SOSIALISASI MONEV

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Sosialisasi Penerapan Monitoring dan Evaluasi (Monev)secara online mulai digalakkan dalam rangka membantu Pihak Pemerintah Daerah dalam mengembangkan kualitas Sumber daya aparatur khususnya bidang pengadaan Barang dna Jasa. Demikian dikatakan Ketua Panitia Sosialisasi Husrifnah Rahim kala menyampaikan laporannya.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama satu ini, selain melibatkan Admin Agency dari Dinas, Badan, Kantor, sosialisasi tersebut  juga melibatkan Beberapa admin Agency dari Kecamatan, kelurahan, Tim Pelaksana ULP dan LPSE yang berjumlah sebanyak 100 orang.

Husrifnah menuturkan, sosialisasi monev ini selain mengembangkan SDA, direncanakan jika monev ini sudah diterapkan secara maksimal, hal ini dapat membantu pemkab dalam merekomendasikan sistem monitoring dan evaluasi khususnya yang terkait pengadaan barang dan jasa.” Sosialisasi ini atas kerjasama pihak pemkab dan provinsi dan kami harap agar apa yang menjadi tujuan dari sosialisasi ini bisa tercapai ” kata Husrifnah yang juga merupakan Kabag Pembangunan Setda Bombana.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Bombana H. Burhanuddin H.S Noy mengatakan penerapan Monev Online ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai sistem informasi rencana umum suatu pengadaan, terlebih lagi dengan terbitnya Perpres Nomor 54 Tahun 2010 yang mewajibkan Kementerian dan lembaga pemerintah lainnya melaksanakan pengadaan secara elektronik, maka secara otomatis pula hal itu wajib di ikuti dengan membentuk lembaga pengadaan di daerah.

” Bisa kita bayangkan walaupun daerah kita masih baru ternyata daerah kita sudah maju di banding daerah lainnya yang ada di sultra, karena di tahun 2013 saja 100 persen E-PROC untuk paket pekerjaan konstruksi, pengadaan Barang/Jasa serta jasa konsultasi telah diterapkan sepenuhnya ” kata Sekda Bombana.

Mantan Kadis Perhubungan Prov Sultra ini menambahkan kalau ingin merujuk lebih jauh. Dengan terbentuknya LPSE dan ULP sejak 2012 lalu telah membawa kemudahan bagi para pihak ketiga bahkan pihak pemkab sendiri, bergesernya Pola lama sistem lelang secara manual ke sistem elektronik kata pengganti Rustam Supendy ini, secara otomatis pula proses yang selama ini memakan waktu yang lama bisa lebih di persingkat.

” Dari data yang saya peroleh sejak 2012 sampai 2014 ini sudah 716 paket lelang yang telah dilaksanakan secara elektronik, ini merupakan hal yang sangat luar biasa jika di lihat masih mudanya kabupaten kita ” kata H. Burhanuddin.

Dirinya pun berharap agar para peserta dapat mengambil manfaat dari sosialisasi ini sehingga kedepannya apa yang di harapkan Pemkab Bombana pelaksanaan e Goverment termasuk di dalamnya penerapan aplikasiMonev online dalam tata birokrasi pemerintahan dapat terjaga akuntabiltas kerjanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *