PEMKAB MULAI PECAT PNS MALAS

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Peringatan Hari Otonomi Daerah yang dilaksanakan Halaman kantor Bupati Bombana yang dirangkai Hari Kesadaran Nasional pagi tadi (24/4)benar – benar menjadi babak baru dalam penataan birokrasi di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana.

Jika selama ini sidang kode etik hanya menjatuhkan sanksi berupa penurunan pangkat dan penundaan kenaikan pangkat bagi PNS yang malas berkantor, Majelis kode Etik Birokrasi Pemkab Bombana kali benar – benar menjatuhkan sanksi pemecatan kepada salah seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) atas nama Luminggus Tulli yang merupakan staf  Kantor Kecamatan Rorowatu.

Bupati Bombana H. Tafdil, SE. MM sebelum membacakan  sambutan Mendagri pada peringatan hari Otoda sangat menyanyangkan adanya pemecatan terhadap salah seorang PNS di Bombana, terlebih lagi dengan adanya TPP ( Tunjangan Perbaikan Penghasilan ) menurut dia seharusnya hal tersebut menjadi salah satu daya rangsang bagi PNS dalam meningkatkan pendapatannya.

“ saya juga tidak habis pikir karena TPP ini hanya menuntut seseorang untuk disiplin dan berkarier dalam melaksanakan tugas kenapa masih saja ada PNS yang lalai melaksanakan tugasnya “ kata Bupati Bombana.

Namun, orang nomor satu di lingkup pemerintah bombana ini menegaskan bahwa dalam aturan yang terdapat dalam undang – undang kepegawaian seharusnya PNS harus menyadari bahwa tugasnya selaku pelayanan masyarakat seharusnya dilaksanakan sebaik – baiknya, terlebih lagi saat ini banyaknya aspirasi dari masyarakat yang membutuhkan perhatian ekstra dari pemerintah membuat PNS sadar akan tanggung jawabnya.

“ apapun namanya kita harus tetap menegakkan aturan yang ada, jika memang ada PNS yang melanggar aturan maka kami juga akan menegakkan aturan karena semua ini demi kepentingan masyarakat “ kata H. Tafdil.

Seperti diketahui, dari surat keputusan  yang ditandatangani Kepala Badan Kepegawaian Daerah ( BKD ) Bombana selain satu orang yang di pecat dengan tidak hormat, masih ada dua orang lagi yakni Sukmanto Jaya staf Dinas PU dan Tata Ruang Bombana yang dijatuhi hukuman penurunan pangkat setingkat lebih renfah selama satu tahun, dan bambang Firdiyanto staf Dinas Kehutanan berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah dalam kurun waktu satu tahun.

“ yang pasti kami sudah melakukan berbagai macam bentuk pembinaan, baik itu melalui teguran lisan, Surat teguran bahkan ada pernyataan tidak puas  “ kata Bupati Bombana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *