PENATAAN KEUANGAN YANG BAIK, CAP DISCLAIMER AKAN HILANG

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Untuk lebih meningkatkan efektivitas kerja, pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah BPKAD KAb. Bombana hari ini melakukan pertemuan dengan pihak BPK RI perwakilan Sultra di gedung Dekranasda  Rumbia, yang dihadiri Bupati Bombana, seluruh kepala satuan Kerja Perangkat Dinas                        ( SKPD ), Camat serta seluruh bendahara se Kab. Bombana.

“ Pertemuan ini merupakan suatu yang perlu kita sambut dan harus mendapat apresiasi, sebab kita punya visi dan misi yang sama dalam memperbaiki LKPD Bombana, Pemerintah Pusat pun sangat mengapresiasi dengan dikeluarkannya impres nomor 4 Tahun 2011. Namun perlu untuk diketahui bahwa posisi kami independen dalam melakukan pemeriksaan, tapi kami akan tetap selalu siap membantu dalam proses peningkatan optunitu pengelolaan keuangan secara informal karena kami dibatasi aturan “ Ujar Kepala BPK Ri Perwakilan Sultra Didi Budi Satrio.

Dikatakan pula mantan kepala BPK Papua Barat ini,  BPK tidak hanya menerima laporan keuangan semata, namun BPK akan menurunkan tim dalam melakukan pengecekan langsung dilapangan, “ jadi tolong jika tim kami turun, para kepala SKPD dan Inspektorat ikut mendampingi karena ada dan tidaknya temuan jika dilakukan pengecekan dilapangan akan langsung kita temukan secara bersama dengan menanda tangani berita acara “ tutur Didi

Ditempat yang sama Bupati Bombana H. Tafdil, SE, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran BPK untuk bertatap muka merupakan momentum yang sangat baik, karena dalam pengelolaan yang baik butuh arahan dari yang lebih ahli, “ kita harus sadar bahwa selama ini daerah kita dari tahun ketahun mengalami disclaimer, jika hak tersebut berlarut – larut maka daerah ini tidak akan bisa berubah “ Ujar Bupati.

Untuk diketahui, dari tahun ke tahun BPK masih sering menemukan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh oknum tertentu, hal tersebut bukan hanya di bombana namun kejadian yang  sama terjadi juga di Kabupaten lain.

Lebih jauh dikatakan ketua PAN Bombana ini, bahwa peran serta dan kerjasama semua pihak khususnya dalam pengelolaan keuangan harus dilaksanakan dengan sungguh – sungguh, sebab pelanggaran yang kerap terjadi selama ini disebabkan kepentingan yang dilakukan atas kelompok bahkan pribadi oknum tertentu.” Jika ada yang saya temukan melakukan pelanggaran dalam pengelolaan keuangan, maka saya tidak akan segan – segan menjatuhkan sangsi “ Tegasnya.

Saya bersyukur tahun ini pengelolaan keuangan kita sudah agak bagus dibandingkan dulu, itu semua disebabkan karena kesadaran kita, bupati hanya bertindak mengambil kebijakan, yang menjadi eksekutor dari anggaran itu adalah SKPD, maka laksanakanlah sebaik mungkin dan sesuai aturan yang berlaku “ Harap H. Tafdil

Komentar