BP4K BOMBANA BEKU PENGURUS KTNA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ket. gambar : Kepala BP4K kab. Bombana saat menjadi Nara sumber Rembuk KTNA di Aula BP4K. (foto : Ahmad Madjid ).

Rumbia. Tidak aktifknya kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA ) di bombana turut pula menjadi perhatian pemeritnah daerah, pasalnya kelompok tani nelayan tersebut yang merupakan salah satu wadah bersosialisasi antar kelompok tani di bombana seolah mati suri.

Sumpeno, SKM, MM. Kes mengatakan selama ini  masyarakat yang tergabung selaku pengurus dalam KTNA ayng terdapat di 22 kecamatan di bombana sudah sejak lama tidak aktif yang menyebabkan banyak program yang seharusnya dilaksanakan jadi terhambat. Kepala BP4K Kab. Bombana ini menduga, salah satu penyebab hingga kelompok tersebut mati suri yakni tidak adanya koordinasi yang terbangun secara simultan antar pengurus.

” kita akan mengaktifkan kembali kepengurusan KTNA dan membekukan kepengurusan lama yang tersebar di 138 Desa dan Kelurahan “ kata Sumpeno saat membuka kegiatan rembuk KTNA di Alua BP3K kemarin (26/12).

Mantan Kadinkes Bombana ini menjelaskan, KTNA memiliki peran yang sangat fital dalam pengembangan produktivitas Pertanian, Perkebunan dan perikanan, apalagi menurutnya terbentuknya kTNA sejalan dengan 7 program prioritas pemerintah Daerah. “ untuk menuju Bombana sejahtera, tidak akan mungkin bisa tercapai jika masyarakat sendiri tidak turut serta mengsukseskan program tersebut  yang bergerak secara individu maupun kelompok “ Tukas Sumpeno.

Rembuk KTNA yang di ikuti 165 orang berasal dari Kelompok Tani dan Nelayan Andalan di 22 kecamatan se kabupaten bombana yang dilaksanakan BP4K Kab. Bombana, selain hadiri pemateri dari BP4K sendiri seperti Kepala BP4K Kab, Bombana, ir. Djasmi ( Sekretaris BP4K ), Ketua KTNA Bombana Herman Tajuddin, SE, rembuk KTNA tersebut juga menghasilkan rekomendasi diantaranya menegaktifkan dan membekukan pengurus KTNA yang lama, kemudian melakukan penyeleksian serta persiapan perserta KTNA yang direncanakan mengikuti PraPenas atau PEkan Daerah ( PEDA ) tahun 2013 di kendari.

“ kita juga akan menyiapkan peserta KTNA yang akan mengikuti kegiatan PENAS KTNA ke 13 di malang JAwa Timur dengan menggunakan anggaran yang tersedia “ Tambah Sumpeno.

Komentar