PERENCANAAN PROGRAM WAJIB BERBASIS DATA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Bupati Bombana H. Tafdil, SE, MM mengatakan perencanaan merupakan starting awal dari suatu pelaksanaan program pembangunan, sehingga dibutuhkan analisa yang berbasis data agar perencanaan bisa lebih terukur.  

Bukan  tanpa alasan hal tersebut di ungkapkan H. Tafdil. dihadapan kepala SKPD, Camat digedung Dekranasda baru – baru ini (17/10). Bupati Bombana ini mengakui dari beberapa kali asistensi anggaran SKPD yang di pimpinnya masih banyak pengusulan anggaran pembangunan yang bersifat gelondongan tanpa di barengi dengan rincian penggunaan secara tepat.  

” jika seperti ini, kesan yang muncul tidak lepas dari opini bahwa anggaran itu hanya mubassir ” terang H. Tafdil.  

H. Tafdil juga menekankan agar setiap merencanakan suatu program kegiatan harus memiliki data base yang jelas, sehinga pada akhirnya tandas Bupati berkacamata ini hasil yang diraih bisa lebih maksimal sesuai target yang sudah ditentukan dan program yang di kerjakan bisa berkesinambungan.  

” jangan merencanakan sesuatu yang bersifat dadakan, sama artinya program tidak memiliki sasaran yang jelas, perlu di ingat jika dari awal ( perencanaan ) sudah salah, maka yakin pula akhirnya juga akan salah ” tukasnya.      

Dijelaskan pula, hingga saat ini pemerintah daerah  sudsh mulai melakukan penataan dan perencanaan khususnya di bidang keuangan melalui penerapan aplikasi Simda, hal tersebut kata Bupati Bombana bertujuan agar dalam sistem pengelolaan keuangan tidak lagi menggunakan pola lama, hanya mengeluarkan uang kemudian pertanggung jawabannya terkadang fiktif yang pada akhirnya bisa menimbulkan persoalan hukum.  

” hal seperti ini tidak boleh terulang lagi ” tegas Bupati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *