PERHATIKAN KESEJAHTERAAN PERAWAT, DUA BUPATI DI ANUGRAHI PPNI AWARD

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Panitia pelaksana Musyawarah Wilayah PPNI ke 42 yang akan dilaksanakan di Bombana 17 Maret mendatang saat ini makin mematangkan persiapan menghadapi hajatan besar bagi perawat se sultra tersebut, pasalnya dari hitung-hitungan panitia pelaksana hingga saat ini, peserta yang akan hadir dari 17 Kabupaten/Kota rencananya berjumlah 500 orang.
Ketua Dewan Pertimbangan Perawat Sultra Haryanto Nompa, S.KM saat ditemui siang tadi membenarkan hal tersebut, bahkan menurutnya saat ini panitia sudah melakukan berbagai macam persiapan termasuk mengenai penginapan para peserta nantinya.
Pria yang kerap disapa To ini menuturkan peringatan Hari jadi PPNI ke 42 nantinya, selain akan diselenggarakan Musyawarah Wilayah ( Muswil ) untuk memilih Ketua, para peserta juga akan mengikuti berbagai kegiatan Lomba Seni dan Olah raga serta berbagai macam kegiatan bakti sosial.
” Kita juga rencanakan akan menggelar Expo yang melibatkan seluruh unsur sekolah atau akademi yang berbasis keperawat untuk ikut berperan di expo nantinya,makanya saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan berbagai Sekolah kesiapan mereka, artinya sekolah atau akademi nantinya sekaligus bisa mempromosikan program mereka untuk menarik animo masyarakat ” kata Haryanto.
Lebih lanjut, politisi muda dari Partai Golongan Karya ini menjelaskan pelaksanan Muswil yang akan difokuskan di bombana memiliki makna yang sangat penting karena kegiatan tersebut bukan hanya memilih ketua yang baru dan merumuskan program kerja, namun pada Muswil PPNI kali ini paparnya dipastikan akan terasa sangat berbeda dengan penyelenggaraan Muswil organisasi lainnya, pasalnya setiap calon ketua yang ingin mengajukan diri memimpin organisasi profesi ini diwajibkan untuk membuat seminar ilmiah.
” Karena PPNI ini merupakan organisasi profesi makanya setiap calon ketua wajib membuat seminar ilmiah yang berkaitan karakter kedaerahan Sultra terkhusus lagi yang berkaitan langsung dengan lolosnya Undang-Undang Keperawatan yang baru ” pungkas haryanto.
Haryanto mengakui Walaupun dengan padatnya agenda kegiatan yang akan dilaksanakan organisasi yang menyatukan perawat tersebut pada peringat HUT nantinya , dirinya optimis penyelenggaraan HUT tahun ini akan sukses, pasalnya baik Pemerintah Daerah maupun pihak Legislatif sangat menyokong kesuksesan Kegiatan tersebut.
” Kami sangat bersyukur karena Pemkab dan DPRD sangat mendukung kegiatan ini sehingga kami tidak lagi membebani kontribusi dari peserta, bayangkan saja jika 500 orang yang akan hadir persoalan penginapannya kami yang akan tanggung, jadi kami harap juga ke rekan-rekan pengurus masing – masing Kabupaten untuk tidak usah ragu kesiapan kami ” tegas Haryanto.
Selain meyelenggarakan berbagai nantinya, peringatan HUT PPNI ke 42 tahun ini juga akan memberikan apresiasi kepada 2 Bupati dengan memberi penganugrahan PPNI award kepada Bupati Konawe dan Bupati Bombana,pemberian awars tersebut tidak serta merta, namun sudah melalui kajian dan beberapa penilaian dari pihak PPNI sendiri.
” Award ini diberikan karena kedua Bupati tersebut sudah banyak memberikan perhatian ekstra terhadap kesejahteraan teman- teman perawat, saya contohkan salah satu indikatornya di bombana saja saat ini sudah tidak ada lagi perawat yang mendapat honor di bawah 1 juta rupiah ” kata Mantan Ketua PPNI Sultra ini.

Komentar