PETANI BOMBANA TERIMA DANA SEGAR

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Petani di Kabupaten Bombana mendapat tambahan modal kerja, yang diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten dan Provinsi Sultra, hal tersebut terungkap saat Pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong ke IX tingakt Prov. Sultra Kemarin Siang di Lapangan A. A. Rifai.

Bantuan itu terdiri atas, satu unit penggilingan padi senilai 250 juta, Bantuan langsung benih unggul padi sawah di Bombana seluas 8.386 hektar atau 207,75 ton bagi 178 kelompok tani senilai 1.242.000.000 rupiah, kemudian bantuan langsung pengembangan ternak sapi bagi lima kelompok peternak senilai 1.145.000.000.

Selanjutnya, bantuan sosial sarana dan prasarana pertanian untuk percetakan sawah senilai 1.367.500.000 pada 18 kelompok tani. Selain itu, Bidang ketahanan pangan Bombana juga mendapat kucuran dana untuk Lumbung pangan sebesar 190 juta rupiah.

“Kita akan terus berupaya mencari peluang-peluang pembiayaan pembangunan. Karena nilai bantuan ini tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat,”kata Gubernur H. Nur Alam SE, seusai memberikan sejumlah bantuan tersebut secara simbolis pada puluhan petani di bombana kemarin siang ( 19/4).

Menurut Gubernur Sultra H. Nur Alam, semua bantuan dari pemerintah, tidak dapat dijadikan satu-satunya sumber pembiayaan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, pemerintah harus menjalin kemitraan dengan sektor swasta dan masyarakat untuk menggerakan roda perekonomian yang berbasis keuanggulan kompetitif suatu daerah.

“Kepada semua pemangku kepentingan, harus terus berupaya mewujudkan pemberdayaan masyarakat secara nyata,”harap Nur Alam seraya menambahkan pentingnya mengawal dan mengendalikan dengan baik bantuan yang dikucurkan pemerintah, agar tepat sasaran.

Sementara, itu, Bupati Bombana H Tafdil SE MM sangat mengapresiasi dukungan Pemprov Sultra terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Bombana.

Sebelum penyerahan Bantuan Pemprov dalam acara pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Sultra ke IX  yang dipusatkan di Bombana ini, Bupati Bombana bertekad dihadapan Gubernur dan sejumlah Bupati di Sultra, untuk memacu peningkatan perekonomian masyarakat kabupaten Bombana melalui program Gerakan membangun Bombana dengan Ridha Allah (Gembira).

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Bidang Tanaman Pangan Distanakbukhorti kab. Bombana Sarman, SP, M. Si mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Distanakbukorti pada masyarakat merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dan merupakan bagian dari program Bupati dan Wakil Bupati dalam percepatan peningkatan perekonomian masyarakat, sehingga diharapkan kedepannya, melalui bantuan ini masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” kami juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sultra yang telah mengalokasi bantuan anggaran bagi kelompok tani di bombana yang nilainya sangat besar, kami pula berharap agar kedepannya semua ini bisa berkelanjutan” Ujar Sarman.

Petani di Kabupaten Bombana mendapat tambahan modal kerja, yang diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten dan Provinsi Sultra, hal tersebut terungkap saat Pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong ke IX tingakt Prov. Sultra Kemarin Siang di Lapangan A. A. Rifai.

Bantuan itu terdiri atas, satu unit penggilingan padi senilai 250 juta, Bantuan langsung benih unggul padi sawah di Bombana seluas 8.386 hektar atau 207,75 ton bagi 178 kelompok tani senilai 1.242.000.000 rupiah, kemudian bantuan langsung pengembangan ternak sapi bagi lima kelompok peternak senilai 1.145.000.000.

Selanjutnya, bantuan sosial sarana dan prasarana pertanian untuk percetakan sawah senilai 1.367.500.000 pada 18 kelompok tani. Selain itu, Bidang ketahanan pangan Bombana juga mendapat kucuran dana untuk Lumbung pangan sebesar 190 juta rupiah.


“Kita akan terus berupaya mencari peluang-peluang pembiayaan pembangunan. Karena nilai bantuan ini tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat,”kata Gubernur Sultra H. Nur Alam SE, seusai memberikan sejumlah bantuan tersebut secara simbolis pada puluhan petani.

Menurut Gubernur Sultra H. Nur Alam, semua bantuan dari pemerintah, tidak dapat dijadikan satu-satunya sumber pembiayaan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, pemerintah harus menjalin kemitraan dengan sektor swasta dan masyarakat untuk menggerakan roda perekonomian yang berbasis keuanggulan kompetitif suatu daerah.

“Kepada semua pemangku kepentingan, harus terus berupaya mewujudkan pemberdayaan masyarakat secara nyata,”harap Nur Alam seraya menambahkan pentingnya mengawal dan mengendalikan dengan baik bantuan yang dikucurkan pemerintah, agar tepat sasaran.

Sementara, itu, Bupati Bombana H Tafdil SE MM sangat mengapresiasi dukungan Pemprov Sultra terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Bombana.

Sebelum penyerahan Bantuan Pemprov dalam acara pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Sultra ke IX  yang dipusatkan di Bombana ini, Bupati Bombana bertekad dihadapan Gubernur dan sejumlah Bupati di Sultra, untuk memacu peningkatan perekonomian masyarakat kabupaten Bombana melalui program Gerakan membangun Bombana dengan Ridha Allah (Gembira).

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Bidang Tanaman Pangan Distanakbukhorti kab. Bombana Sarman, SP, M. Si mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Distanakbukorti pada masyarakat merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dan merupakan bagian dari program Bupati dan Wakil Bupati dalam percepatan peningkatan perekonomian masyarakat, sehingga diharapkan kedepannya, melalui bantuan ini masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” kami juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sultra yang telah mengalokasi bantuan anggaran bagi kelompok tani di bombana yang nilainya sangat besar, kami pula berharap agar kedepannya semua ini bisa berkelanjutan” Ujar Sarman.

Komentar