PERUSAHAAN BELUM BUAT LAPORAN RKL DAN RPL AKAN DISANKSI

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Puluhan perusahaan tambang yang berada di Bombana yang telah mengantongi Surat Keterangan Kelayakan Lingkungan ( SKKL ) hingga saat ini belum membuat Laporan Pelaksanaan Rencana Kelolah Lingkungan ( RKL ) dan Rencana Pantau Linkungan (RPL ).

Kepala Bidang Amdal Badan Lingkungan Hidup Kab. Bombana Makmur, S.Pi menuturkan, seharusnya setiap perusahaan yang telah mengantongi SKKL sudah membuat laporan RKL dan RPL, namun pada kenyataannya kata Makmur, hingga November tahun ini masih ada perusahaan belum membuat laporan yang seharusnya laporan tersebut di buat sejak perusahaan sudah mengantongi izin SKKL padahal katanya ( makmur, red ) perusahaan terkait sudah beberapa kali diingatkan Badan Lingkungan Hidup yang menangani hal tersebut.

” ada juga perusahaan yang sudah membuat namun secara keseluruhan belum rampung ” kata Makmur di salah satu Media Cetak yanh terbit hari ini (11/12)..

Makmur merinci, perusahaan yang telah mengantongi SKKL seharusnya taat dan tertib administrasi jika tidak ingin diberi sanksi, pasalnya RKL dan RPL merupakan salah satu kewajiban perusahaan yang harus dipenuhi jika perusahaan tersebut telah mengantongi SKKL.

” kami tidak akan segan – segan memberi sanksi administrasi, bahkan pencabutan SKKL jika pembuatan laporan tersebut masih terus menerus  belum diselesaikan hingga batas waktu yang telah kami tentukan ” tegas Makmur.

Berdasarkan penuturan Makmur, perusahan yang belum membuat laporan RKL dan RPL antara lain PT. Orextend Indonesia, PT.TerangxGuna Sentosa, PT. Timah Exploming, PT. Karya Cipta Pratama, PT.TriasJay Agung, PT. Gamalama Putra Jaya, PT. Multi Garmindo, PT. Surya Saga Utama, PT. Multi Garmindo dan beberapa perusahaan lainnya. Sementara itu.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana saat di konfirmasi  membenarkan hal tersebut, Menurut Dr. Abdi, masih banyak perusahaan yang sudah mengantongi SKKL sudah sejak lama belum mmembuat laporan RKL dan RPL, padahal Kata Dr. Abdi hal tersebut salah satu bagian penting yang harus dipenuhi.  

DR. Abdy berharap agar para perusahaan sesegera mungkin memiliki itikad baik untuk membuat laporannya hingga akhir tahun ini, sehingga tidak ada dampak administrasi hingga pencabutan SKKL  badan yang di pimpinnya.

” jangan di anggap remeh laporan ini, karena jika  terus diabaikan maka kami juga tidak akan segan- segan menjatuhkan sanksi ” kata Abdi.

Komentar