RIBUAN BOTOL MIRAS DI MUSNAHKAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Ribuan Minuman Keras berbagai merek yang berhasil disita dari operasi pekat di seluruh wilayah Polres Bombana beberapa saat lalu dimusnahkan dihalaman kantor korps berbaju coklat tersebut.

Pemusnahan minum haram yang di saksikan langsung Kapolres Bombana AKBP Sugeng Widodo bersama Bupati Bombana dan beberapa tokoh masyarakat dan lintas agama itu merupakan salah satu upaya polres bombana untuk mengurangi peredaran minum berbahaya yang kerap memicu tindakan kriminal dimasyarakat.

Ditemui disela-sela Kapolres Bombana Sugeng Mukid menuturkan pemusnahana miras dan operasi seperti akan selalu menjadi salah satu agenda utama pihak polres untuk meminimalisir peredaran minum keras di tengah masyarakat.

” peredarannya harus di awasi karena miras ini adalah salah satu sumber penyakit dimasyarakat ” terang Sugeng.

Kapolres dengan dua bunga di pundak ini menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan peredaran miras di wilayah kerjanya, karena menurutnya banyak permasalahan yang terjadi dimasyarakat yang terkadang berujung pada tindak kriminal sampai mengorbankan jiwa di karena peredaran minum haram secara dilakukan dengan cara sembunyi – sembunyi.

” Kami ( polisi ) akan menindak tegas siapapun orangnya yang menjual tanpa mengikuti ketentuan perundangan yang berlaku ” kata AKBP Sugeng.

Untuk diketahui, sekitar 1.093 botol minum keras dari berbagai merek di musnahkan bersamaan 4 Dos Obat Daftar G serta Beberapa dos makanan yang sudah kadaluarsa.

Sementara itu. Bupati Bombana H. Tafdil, SE., MM yang turut menyaksikan pemusnahan tersebut mengapresiasi tindakan pihak polres yang secara rutin dengan berbagai operasi yang dilakukan telah berhasil menyita ribuan botol minuman keras, sehingga dengan sendirinya hal itu bisa mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari minuman haram tersebut.

” Kita berharap agar operasi seperti ini terus dilakukan, jika minuman yang berdampak negatif ini di biarkan, bukan hanya merusak tatanan lingkungan dari sisi ketertiban dan keamanan, namun yang paling penting pemusnahan ini merupakan bagian penyelamatan genrasi penerus bangsa ” papar H. Tafdil.

Komentar