SAMBUTAN BUPATI BOMBANA IDUL ADHA 1439 H/ 2018

SHARE:
  •  
  • 42
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Kominfos
بسم الله الرحمن الرحيم 
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang
السَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله وَبَرَكَاتُهُ
اللهُ اَكْبَرْ .. اللهُ اَكْبَرْ.. اللهُ اَكْبَرْ.. وَ للهِ اْلحَمْدُ إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُه، ونستعينُه، ونستغفرُهُ، ونعوذُ به مِن شُرُورِ أنفُسِنَا، وَمِنْ سيئاتِ أعْمَالِنا، مَنْ يَهْدِه الله فَلا مُضِلَّ لَهُ، ومن يُضْلِلْ، فَلا هَادِي لَهُ أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه
Hadirin jamaah sholat Idul Adha yang saya cintai, bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak yang berbahagia.
Puji danSyukur senatiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita bersama umat Islam di Dunia, dapat merayakan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah dalam suasana penuh kebahagiaan dan persaudaraan. Kalaupun masih ada saudara-saudara kita kaum muslimin yang belum merasakan kedamaian dan persaudaraan di Hari raya ini karena Negara mereka sedang dilanda konflik, kita mendo’akan semoga mereka segera dapat menyelesaikan konflik dan hidup rukun kembali dibawah naungan dan ridho Allah SWT.
Kalaupun masih ada saudara-saudara kita kaum muslimin yang belum merasakan kebahagiaan di Hari raya ini seperti Lombok karena bencana gempa, kita mendo’akan mereka tetap sabar semoga Allah SWT selalu meberikan perlindungan-Nya.
Tahun ini Jamaah haji Bombana berjumlah 125 orang, saya mengajak kita semua untuk ikut mendo’akan, ‘Semoga seluruh saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah Haji tersebut mendapat haji yang mabrur. Dilindungi Allah SWT selama melaksanakan ibdah haji dan selamat sampai kembali ke tanah air.
Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita umat Islam yang terus berusaha konsisten mengikuti sunah-sunahnya hingga akhir zaman.
Bapak Ibu Hadirin yang saya cintai
Idul Adha atau yang sering disebut Idul Qurban sesuai dengan makna Qurban memiliki arti dekat. Maka orang yang berqurban pada hakekatnya adalah berikhtiar untuk mendekatkan diri kepada AllahSWT. Apa yang telah disampaikan oleh para ulama, bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh orang yang berqurban. Yang pertama adalah Ketulusan, kedua Memberikan yang terbaik, dan ketiga benar-benar fokus hanya untuk mencari Ridho Allah SWT. Semangat dalam berqurban ini kiranya juga dapat menjadi pedoman bagi kita semua, dalam melaksanakan tugas dan amanah kita, melaksanakan dengan penuh ketulusan, kita berikan yang terbaik dan fokus pada tujuan-tujuan utama dan tujuan-tujuan yang mulia.
Perintah berqurban bagi umat Islam datang setelah turunnya perintah Sholat. Beriringannya kedua perintah ini melambangkan bagaimana pentingnya seseorang selalu membina hubungan vertikal dan horisontalnya. “Disaat orang selalu menjaga ibadah Sholatnya, dia juga harus memupuk semangat berkorban dan rasa kasih sayang dengan sesama Muslim.
Esensi dari penyembelihan hewan Qurban adalah untuk mencapai kedekatan dan Keridhoan Allah SWT. Daging qurban bukanlah dipersembahkan untuk Allah SWT, sebab Allah SWT tidak berhajat kepada Makhluk-Nya, qurban yang diterima adalah qurban yang semata-mata karena menghrapkan Ridho Allah SWT, qurban yang dilandasi rasa Taqwa yang tertanam didalam jiwa. Oleh karena itu, qurban dalam arti memotong hewan qurban ataupun berqurban harta dan jiwa tidak akan diterima oleh Allah SWT jika disebabkan karena pamrih atau motif-motif tertentu lainnya.
“Allah berfirman, sekali-kali Allah tidak akan menerima daging maupun darah dari hewan qurban, tetapi yang diterima oleh Allah adalah sikap Taqwa yang menyemangati sikap berqurban itu.”
Berqurban tidaklah sebatas menyembelih hewan dan mebagikan daging qurban kepada saudara-saudara muslim yang membutuhkan. Namun harus lebih dari itu, yaitu tertanam rasa kebersamaan, saling tolong menolong dan kesetiakawanan sosial yang tercermin dalam perilaku sehari-hari seluruh umat muslim.
“Artinya momentum hari raya qurban, yang datang sekali dalam setahun harus mewarnai semangat berqurban sepanjang tahun, bahkan sepanjang hayat. Kalau semangat ini sudah dibangun mulai dari masing-masing keluarga maka sebuah kekuatan besar akan terbentuk di tingkat negara dan bangsa.”

اللهُ اَكْبَرْ .. اللهُ اَكْبَرْ.. اللهُ اَكْبَرْ.. وَ للهِ اْلحَمْد

Hadirin yang dimuliakan Allah
Dalam kesempatan ini ijinkanlah saya menyampaikan dua pesan :
1. Pengorbanan untuk mengisi kemerdekaan : Pelaksanaan Sholat Idul Adha Tahun ini tepat di Bulan Agustus dimana baru-baru ini kita merayakan hari Kemerdekaan R.I. ke 73, kita memperingati hari lahirnya bangsa Indonesia yang telah direbut oleh para Pahlawan dengan pengorbanan yang tiada terkira. Kita hanya diminta untuk mengisi kemerdekaan dengan bekerja karena Kerja Kita Prestasi bangsa. Siapapun kita apalagi yang menyandang predikat sebagai Aparatur Pemerintah adalah Pelayan Masyarakat yang mendapatkan fasilitas dari Negara, digaji oleh uang rakyat wajib melaksanakan tugas melayani masyarakat, jangan kita menjadi pihak yang hanya tahu menuntut hak tapi kewajiban tidak dilaksanakan.
2. Pengorbanan untuk mensukseskan Gembira : Pada hari ini Tanggal 22 Agustus 2018 tepat satu tahun pemerintahan Tafdil – Johan, dengan visi utama mewujudkan Bombana Sejahtera, untuk mencapai kesejahteraan tentu mengentaskan kemiskinan menjadi prioritas pertama di Bombana, saya berpesan agar semua pihak berinisiatif mensukseskan validasi data miskin 2018 yang sementara berjalan. Lakukan validasi dengan teliti, benar dan jujur, semangat pengorbanan yang dimaksud adalah kita mengorbankan ego, minimal mengakui dan jujur kita masih miskin dan juga jujur jika kita sudah tidak miskin. Program pengentasan kemiskina bukan program bagi rata tapi program yang diberikan kepada yang berhak menerima yaitu orang miskin. Jika kita tidak miskin, mari kita mensyukuri nikmat Allah SWT karena jangan sampai adzab Allah akan turun kepada kita gara-gara kita tidak mensyukuri nikmatnya sebagaimana firman Allah SWT “Wala’in qofatum Innaa Azaabi Lasyadiid” …dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih”, Pemerintah selalu berusaha untuk menghadirkan investasi di daerah yang kita cintai ini agar supaya lapangan kerja terbuka lebar, kita tidak akan maju selama kita selalu alergi dengan investor yang mendatangkan uang ke daerah kita, sebagai contoh bahwa kegiatan investasi perkebunan dan pabrik gula yang berlokasi di Kecamatan lantari Jaya pada tahap awal ini telah menyerap tenaga kerja ribuan orang dengan penghasilan 3 juta/orang, telah tersedia lapangan kerja alternatif bagi masyarakat Bombana terkhusus kepada masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah.
Prioritas kedua adalah Pelayanan Publik lebih mudah, transparan dan efisien dan bebas pungli. Pemerintah Daerah sedang menggagas program e-tracking yang akan memudahkan masyarakat kita dalam mengakses layanan publik, sehingga kalau kita mengurus apa-apa tidak perlu capek bolak balik ke kantor pelayanan cukup dipantau lewat handphone sudah sampai dimana dan kapan selesainya. Pemda sudah membuat system pengaduan lewat Sekretariat Saber Pungli dan Online Pengaduan lewat Website Pemda Bombana yang memberi kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengawasi kinerja pemerintahan terkhusus terkait Pungutan Liar (PUNGLI) yang berpotensi terjadi dalam pelayanan pemerintahan. Prinsip kami silahkan mengadu lewat system Insya Allah akan kami tindak lanjuti segera.

Terakhir saya sebagai Bupati bersama Wakil Bupati dan atas nama pribadi serta keluarga jika dalam melaksanakan kepemimpinan selama setahun ini terdapat kesalahan dan kekhilafan baik yang disengaja maupun tidak untuk itu kami menyampaikan permohonan Maaf Lahir dan Bathin dan Selamat Merayakan Idul Adha 1439 H, saya selalu mendo’akan agar Allah SWT memberikan keberkahan bagi seluruh umat Islam dan seluruh warga Bombana dengan berkah Idul Qurban.

Sekian dan terima kasih
Billahi taufik walhidayah
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarakaatuh.

Bombana, 22 Agustus 2018

H. Tafdil

Team Kominfos