SEKDA BOMBANA BUKA SOSIALISASI PENYUSUNAN PROGRAM RASKIN 2015

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Persoalan penyaluran Raskin yang terkadang tidak tepat sasaran  merupakan pekerjaan rumah tersendiri yang saat ini masih di cari solusinya oleh pihak terkait, hal tersebut di akui Kepala Bagian Pembangunan Setda Bombana Husrifnah Rahim di gedung Serba Guna dalam rangka Sosialisasi Pedoman dan Penyusunan Pertanggungjawaban Raskin 2014 yang dilaksanakan Bulog bekerjasama dengan Biro Perekonomian Pemprov Sultra dan Pemkab Bombana.

Husrifnah menuturkan Sosialisasi yang melibatkan setidaknya 190 orang  dari Kecamatan, Kelurahan dan Desa yang ada di Bombana tidak lain untuk lebih menertibkan prosedur administrasi penyaluran kebutuhan dan hak masyarakat, sehingga kedepannya Pemkab Bombana lebih mudah memproteksi dalam penyusunan prosedur pertanggungjawaban agar lebih akuntabel.

” Melalui sosialisasi ini Semua pihak diharapkan bisa memahami prosedur pertangunngjawaban raskin, sehingga tahun 2015 mendatang kita lebih mudah menyusun pedoman program Raskin sehingga tidak ada lagi kata penyaluran Raskin tidak tepat sasaran ” kata Husrifnah.

Sementara itu, di tempat yang sama Sekda Bombana H. Burhanuddin, H.S Noy mengatakan hingga saat ini Pemkab Bombana bertekad untuk menjadikan program raskin ini sebagai proteksi sosial untuk memenuhi kebutuhan pangan dan mengurangi pengeluaran rakyat miskin, terlebih lagi dari beberapa kali evaluasi dan pemantauan yang dilakukan lembaga terkait, kerap ditemukan ada beberapa persoalan menyangkut masalah raskin.

” Saya contohkan ada beberapa besa dan kelurana yang belum melakukan musyawarah desa serta belum menyampaikan berita acara musyawarah ke tim raskin kecamatan ” kata H. Burhanuddin.

Penyediaan  anggaran Rp. 200.682.000 sebagai dana Distribusi kata  Jenderal PNS ini, merupakan salah satu upaya Pemkab Bombana untuk mencari solusi dari program raskin saat ini, belum lagi salah satu opsi yang masih menjadi pertimbangan pihak pemkab yakni menyediakan dana talangan untuk membiayai 11.149 penerima raskin di bombana adalah salah satu langkah yang bisa mengurangi pengeluaran masyarakat untuk menebus beras raskin tersebut.

” Saya juga meminta kep berbagai pihak terkait untuk membantu mensukseskan program ini, karena pihak pemkan tidak mungkin bisa jalan sendiri tanpa bantuan dari lembaga lagi ” kata H. Burhanuddin.

” Saya harap sosialisasi ini bisa berjalan sesuai apa yang kita inginkan bersama sehingga di tahun depan tidak ada lagi kesalahan dalam penyaluran, harus kepada yang benar- benar membutuhkan ” sambungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *