SEKDA BOMBANA : " SISTEM RENTAL AKAN MENGHEMAT ANGGARAN DAERAH "

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Penganggaran melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) tahun 2015 untuk pembelian Mobil Dinas baru mulai di tiadakan, kebijakan tersebut dikeluarkan seiring dengan rencana pemerintah Daerah sistem rental kendaraan untuk operasioanal seperti yang diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana H. Burhanuddin A HS Noy, SE. M.Si di ruang kerjanya baru-baru ini.
Menurutnya kebijakan sistem Rental tersebut di nilai lebih ekonomis dibanding dengan pembelian mobil baru dengan asumsi sistem rental tersebut dapat menghemat anggaran. Bahkan jenderal Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Bombana ini mengkalkulasi jika membeli mobil dengan tipe Avanza yang memiliki harga 200 juta perunitnya, maka total anggaran yang akan digunakan jika dikalikan dengan 22 camat maka hitungannya pembelian mobil operasional tersebut dapat menyedot anggaran sebesar 4,4 Milyar.
” Bisa di bayangkan betapa besarnya anggaran tersebut, jika kita gunakan sistem rental maka dana yang kita gunakan hanya 1,9 milyar, artinya kita dapat menghemat anggaran lebih dari 2 Milyar yang dapat di porsikan untuk pembangunan infrastruktur lainnya ” kata Sekda Bombana.
Lebih lanjut, peraih penghargaan sebagai tokoh Birokrasi berpengaruh di Sultra oleh Surat Kabar Harian Rakyat Sultra ini mengurai, untuk saat ini pihak Pemkab sementara akan mengalokasikan anggaran Sistem Rental ini hanya untuk para camat, sedangkan untuk Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) masih menggunakan mobil dinas lama.
” Sistemnya tetap kita pihak ketigakan, lagi pula saat ini penerapan sistem rental kendaraan ini tujuannya sebagai penunjang aktivitas para camat dalam mengurus administrasi pemerintahan ” ujar H. Burhanuddin.
Seperti diketahui, keluarnya kebijakan sistem tental kendaraan ini di keluarkan pihak pemkab dengan tujuan untuk menekan besarnya porsi anggaran yang digunakan jika harus membeli mobil baru, terlebih lagi saat ini pihak Pemerintah Bombana sedang giat- giatnya membangunan berbagai infrastruktur di beberapa bidang yang otomatis membutuhkan juga anggaran yang cukup besar.
” Kita hanya ingin melihat rasionalitas anggaran yang ada, karena setelah di pikirkan dengan menggunakan sistem rental ini secara otomatis akan menghemat anggaran yang cukup besar yang jika dialihkan ke pembangunan infstruktur maka secara otomatis pula akan banyak sarana dan prasarana yang bisa terbangun dari penghematan anggaran ini ” kata Sekda Bombana.
Komentar