SEKDA : ” PELANTIKAN MERUPAKAN BAGIAN DARI TUNTUTAN ORGANISASI “

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Rotasi jabatan untuk mengisi jabatan yang masih kosong di Lingkup Pemerintah Daerah kabupaten Bombana kembali lakukan, hal tersebut ditandai dengan dilantiknya beberapa Pejabat Eselon III  dan IV siang tadi dikantor Bupati Bombana oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana H. Burhanuddin A. HS Noy, SE. M. Si (25/2).

Beberapa pejabat yang dilantik diantara Muliadi, SE. MM di Kepala bidang Energi Distamben Bombana di mutasi ke Badan Lingkungan Hidup ( BLH ) Bombana sebagai Kepala Bidang Pengawasan dan pemulihan Lingkungan Hidup menggantikan Ahmad Amin yang menduduki posisi yang ditinggalkan oleh Muliadi, sementara Muhammad Akhyar, S. Sos yang awal sebagai Sekretaris Kantor Kecamatan Kabaena di mutasi sebagai Sekretaris Kantor Kecamatan kabaena Selatan bertukar posisi dengan Irwan.

Sementara itu, Arnes yang menduduki jabatan sebagai Kepala Sub Bidang Pemanfaatan dan Pengendalian Aset Daerah BPKAD di mutasi sebagai Kepala Sub Bagian Umum BPKAD bertukar posisi dengan Hasan, S. Sos serta Arfa, S.Sos yang awalnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Umum KPU bombana di mutasi sebagai Kepala Sub Bidang Pembinaan, penyuluhan dan Pengarahan Sumber Daya Kesbangpol Bombana.

Dalam Sambutannya mewakili Bupati Bombana, Sekda Bombana menekankan bahwa rotasi jabatan yang dilakukan Pemkab Bombana kali ini merupakan bagian dari proses lelang jabatan yang dilakukan beberapa saat lalu, sehingga diperlukan tahapan pelantikan untuk mengisi jabatan sesuai kompetensi masing – masing.

“ saya mencontohkan PNS yang telah mengikuti seleksi dengan melamar suatu jabatan namun setelah dilihat jabatan tersebut tidak sesuai dengan kompetensi yang di miliki, maka dari itu kami menempatkannya sesuai kompetensinya “ kata Sekda Bombana.

Untuk mencapai keberhasilan dalam suatu organisasi sambung Jenderal PNS Bombana ini, maka sangat perlu menempatkan pejabat sesuai dengan Sumber daya yang dimilikinya, sehingga dirinya berpesan agar pelantikan tersebut tidak di salah tafsirkan karena dirinya beralasan bahwa rotasi yang dilaksanakan semata – mata untuk memenuhi tuntutan organisasi yang harus dipenuhi.

“  Jadi jangan disalah artikan bahwa pergeseran itu persoalan suka atau tidak sukanya pimpinan, karena kita hanya ingin melihat system birokrasi ini berjalan lebih optimal sesuai kompetensi yang di punyai, terlebih lagi Bupati dan Wakil Bupati telah berulang kali menekankan tahun 2015 ini perlu ada peningkatan kinerja dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat “ terang H. Burhanuddin dihadapan pejabat Eselon II yang menghadiri pelantikan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *