SEKRETARIAT DAERAH RAIH JUARA UMUM

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Malam resepsi kenegaraan yang dilaksanakan malam tadi (17/8) dilapangan A.A.Rifai usai upacara penurunan bendera Merah Putih berlangsung cukup meriah, pasalnya selain di hadiri Aparatur Pemerintah Daerah, Unsur Muspida, kegiatan yang dirangkai penutupan Kegiatan Porseni yang berlangsung selama 5 hari, tampak juga terlihat antusiasme masyarakat meyaksikan kegiatan tersebut.

Bupati Bombana H. Tafdil, SE.,MM dalam sambutannya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam mengsukseskan berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan termasuk suksesnya para anggota Paskibraka mengibarkan Sang Saka Merah Putih tanpa satu kesalahan.

Lebih jauh, H. Tafdil menjelaskan dalam sambutannya, jelang dua tahun kepemimpinannya di Bombana berduet Hj. Masyhura, telah banyak diraih baik itu dalam prospek pemerataan pembangunan infrastruktur, maupun di bidang lainnya salah satunya pengelolaan keuangan daerah.

Namun di lain sisinya dirinya juga mengakui masih banyak hal yang belum bisa dilaksanakan sesuai apa yang di harapkannya, sehingga Pemilik DT 1 K ini mengharapkan semua pihak bisa memahami dan saling berintegrasi mewujudkan hal tersebut.

” Alhamduliilah setelah hampir 7 tahun Disclaimer, tahun ini kita telah berhasil meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian ( WDP ) dari Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) ” kata H. Tafdil.

Menyangkut pelaksanaan Kegiatan lomba, H. Tafdil sangat memberi apresiasi kepada pihak panitia yang sudah bekerja maksimal sehingga kegiatan yang di ikuti seluruh Instansi di bombana berjalan dengan baik, namun dirinya juga sempat menyorot panitia,pasalnya dalam kegiatan Porseni tahun ini masih kurang melibatkan unsur masyarakat.

” Saya harap di tahun mendatang lebih memfokuskan keterlibatan masyarakat dalam setiap iven kegiatan seperti ini ” tukasnya.

Keluar sebagai juara umum lomba Porseni antar SKPD tahun ini yakni Sekretariat Daerah dengan menggondol 3 medali Emas dan 1 Perunggu dan berhak meraih piala juara umum yang sudah di pertahankan 3 tahun berturut – turut Disdikpora Bombana.

” Kita hanya dituntut untuk mengorbankan sedikit perasaan dalam mengisi kemerdekaan, berbeda dengan para pejuang yang rela mengorbankan Harta dan nyawa mereka, sehingga apapun yang menjadi keputusan dewan juri dan wasit saya harap semua pihak bisa menerima dengan ikhlas hati, jangan lagi ada salah satu pihak yang tidak puas dan merasa kecewa dengan keputusan tersebut ” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *