SETAHUN BERJALAN, TAMASYA GENJOT INFRA STRUKTUR

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Pembenahan Infrastruktur baik itu jalan, Sarana Air Bersih dan Listrik kini mulai digenjot pemerintah Kabupaten Bombana, hal tersebut terungkap saat Bupati Bombana mempersentasekan kemajuan pembangunan yang telah diraih pada tahun pertama pemerintahannya bersama Wakil Bupati Bombana dengan jargon Tamasya pada Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Tamasya  yang dilaksanakan tadi malam 26/8) di pelataran Tribun Lapangan A. A. RifayRumbia.  

Dalam persentasenya, H. Tafdil, SE, MM menuturkan bahwa pemerintahan yang dilaksanakannya bersama Hj. Masyhura memang masih tergolong sangat muda, namun kata H. Tafdil bukan berarti dengan usia yang masih satu tahun memimpin Kabupaten Bombana, tidak ada perubahan drastis yang dilaksanakan oleh pemerintah.  

”  bisa kita bayangkan, sebelum kami memimpin Bombana kondisi jalan Pokorumba di Poleang sangat memprihatikan, bahwa untuk turun ke pusat kecamatan saja harus ditempuh emapt jam dengan menggunakan kuda, namun sekarang setelah kami melakukan pembenahan jalan tersebut sudah bisa ditempuh hingga dengan waktu paling lama 15 menit ” ucap T H. Tafdil.  

Ketua DPD PAN Bombana ini menuturkan, bahwa bukan hanya di poleang saja yang mendapat perhatian pemerintah dari sisi pembenahan infrastrukutr,  Kondisi yang sama juga terjadi di pulau Kabaena, slaah H. Tafdil mengungkapkan bahwa t jalan yang berada di jalan poros Sikeli –  Dongkala, tepatnya di desa lengora yang sangat berlumpur, saat kini sudah tidak nampak lagi, bahwa kata H. Tafdil dari jarak tempuh yang awalnya 3 jam, kini jalan teraebut sudah bisa dilalui selama 1 jam oleh masyarakat dari Sikeli ke Dongkala.  

Lebih lanjut, Bupati ke 5  Kab. Bombana inu mengatakan bahwa untuk perkerasan jalan khususnya di kabaena yang menelan biaya puluhan milyar, yang lebih mencengangkan lagi kata H. Tafdil, pihak pemerintah daerah tidak mengeluarkan dana sepeserpun untuk perkerasan tersebut.  

” perkerasan jalan tersebut merupakan wujud dari komitmen dan sinergitas antara pihak pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan investor dalam memajukan dan mengsejahterakan rakyat ” kata Tafdil.  

Begitu pula di  bidsng infrastruktur Air Bersih dan Listrik, H. Tafdil yang membawakan persentasenya menuturkan bahwa khusus air bersih, Di Desa Tongkoseng dan Balasari pemerintah sudah melakukan pembangunan sarana Air bersih dengan membangun penampungan PDAM dan pemasangan jaringan pipa air untuk di distribusikan kemasyarakat, sedangkan di bidang penerangan lampu, datangnya mesin PLN yang berkapasitas 4 Mega Watt akan mengatasi pemadaman lampj yang kerap terjadicakhir akhir ini.  

” apa yang telah dicapai sampai hari ini, hal tersebut tidak lepas dari dukungan semua pihak, masyarakat, pengusaha dan pemerintah “Tambahnya.  

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Sultra Brigjen ( Purn ) H. Saleh Lasata yang mewakili Gubernur Sultra pada acara Refleksi satu tahun tersebut memberikan apresiasi terhadap pemerintahan tamasya, pasalnya, pria yang pernah berkarier di dunia kemiliteran ini menilai walaupun pemerintah tamasya ini masih sangat muda, namun sudah mampu memberikan manfaat dibidang infrastruktur dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  

” ini merupakan sebuah langkah kemajuan yang cukup drastis ” kata H. Saleh Lasata.  

Pria yang sudah empat tahun menjadi wakil gubernur Sultra ini menitip pesan agar apa yang telah dilaksanakan pada tahun ini harus lebih ditingkatkan agar apa yang menjadi janji politik dan harapan masyarakat bisa terwujud, H. Saleh Lasata tak lupa pula mengharapkan kepada masyarkat untuk selalu mengsupport pemerintahan yang ada sekarang.  

” untuk mencapai kemajuan diperlukam kerjasama semua pihak  baik itu pemerintah, pengusaha dan masyarakat ” harap H. Saleh Lasata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *