SISA ANGGARAN 2012 HARUS DIKEMBALIKAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Bupati Bombana H. Tafdil, SE, MM bersama Wakil Bupati Bombana Ir. Hj. Masyhura didampingi Sekda Bombana saat memimpin rapat bersama Pihak BPK -RI. (foto : Herry).

Rumbia. Ketua Tim Teknis Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ( BPK-RI) Perwakilan Sultra Nelson Humiras Halomoan Siregar yang ditugaskan melakukan Pemeriksaan di Bombana mengatakan output dari pemeriksaan yang dilaksanakan BPK tidak lain ingin mengetahui sejauh mana pengelolaan keuangan daerah sehingga ada penilaian opini yang disimpulkan terhadap suatu daerah. demikian dikatakan Nelson kala menghadiri rapat pra pemeriksaan BPK yang dihadiri Bupati Bombana, Wakil Bupati, Sekda Bombana, Para Kepala SKPD serta Camat dan Lurah Se Bombana.    

Nelson Mengurai Kabupaten Bombana memiliki riwayat sejak terbentuknya belum memiliki peingkatan status dalam opini BPK, sehigga dirinya berharap pada pemeriksaan tahun anggaran 2012 seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan keuangan daerah (bendahara ) bisa bekerjasama dengan baik dengan memberi keterangan yang sebenarnya.

” tahun ini kami awali dengan pemeriksaan awal hingga hingga akhir maret untuk melihat apa masih ada yang peelu di perbaiki sebelum audit kami laksanakan ” kata Nelson.

Nelson menambahkan, pelaporan keuangan suatu daerah tidakchanya terletsk pada pundak Bupati, Wakil dan Sekda, Namun hal tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak khususnya SKPD yang nota bene pungkas Nelson merupakan satker yang menggunakan anggaran daerah. ” kami harap bantuannya agar semua koperatif, kami ingin melihat sejauh mana laporan keuangan yang sudah dibuat masing masing bendahara ” kata Nelson.  

Nelson berharap agar setiap bendahara agar tidak ada lagi bendahara yang memegang uang  tahun anggaran 2012, jikaxhal tersebut masih ada dirinya mengharap agar dana tersebut tidak digunakan dsn sesegars mungjin di kembalikan.

” kami sudah tidak mau melihat seperti tahun kemarin sehinggs mempengaruhi penilaian opini BPK terhadap Pemkab. Bombana ” tegasnya.  

Sementara itu, kehadiran Tim BPK yang akan melakukan pemeriksaan di bombana  mendapat apresiasi dari Bupati Bombana walaupun kehadiran tim Pemeriksa BPK tahun ini merupakan tim yang berbeda dengan tim sebelumnya. H. Tafdil menerangkan bahwa ditahun 2012  merupakan tahun yang sangat berat bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah pasalnya rentetan keuangan yang pernah terjadi di tahun sebelumnya berimbas pada keuangan daerah.  

” kita sudah mengoptimalkan peran BPKAD  tahun 2012 sehingga keuangan kita bisa tertata dengan baik ” kata H. Tafdil  

Bupati ke lima bombana ini berharap agar seluruh kepala SKPD harus koperarif dan komitmen untuk membantu pihak BPK dalam pemeriksaan yang mereka lakukan dengan memberi keterangan yang sebenarnya, kejadian yang lalu seharusnya menjadi pelajaran bagi semua untuk memperbaiki citra bombana di mata pemeriksa.

” banyak manfaat yang bisa kita raih, termasuk bantuan  pembangunan percepatan kawasan namun syarat utamanya daerah harus Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan ” tekan.

Kehadiran pihak BPK -RI  terdiri dari lima orang tim pemeriksa yang diketuai Nelson Humiras Halomoan Siregar dijadwalkan akan berada di Bombana sekama 30 hari untuk melakukan pemeriksaan pendahuluan atas laporan keuangan daerah bombana tahun anggaran 2012, yang mana materi pemeriksaan bukan hanya dalam bentuk pertanggung jawaban keuangan semata, namun sesuai informasi yang berhasil di himpun tim tersebut juga akan langsung mengecek fisik pembangunan yang di anggarkan pada tahun 2012 lalu.  

Munculnya temuan BPK kata H. Tafdil  bukan hanya berdasarkan dari hasil pemeriksaan yang mereka lakukan, namun yang perlu di sadari bahwa timbulnya hal tersebut disebabkan kelalaian kita sendiri dalam mengelolah keuangan sehingga banyak.

Suami H. A. Nirwana ini juga menegaskan dirinya sebagai pengguna anggaran selalu siap jika BPK membutuhkan keterangan dari, H. Tafdil berpesan agar pihak BPK tidak segan segan melakukan hal tersebut jika memang keterangan darinya diperlukan.

” kami pimpinan di daerah selalu siap jika BPK membutuhkan keterangan kami, dan saya berharap jika ada aparatur kami yang tidak berkomitmen dengan kesan menghindari pemeriksaan segera sampaikan ke kami ” tandasnya

Komentar