PELAYANAN BANK DI BOMBANA MENUAI SOROTAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Sekda Bombana Dr. Ir. H. Rustam Supendy, M. Si memimpin rapat pertemuan dengan para pimpinan dan perwakilan Bank yang ada di Bombana.

Rumbia. Menggeliatnya aktivitas perbankan di Kabupaten Bombana ternyata tidak  dibarengi dengan sistem pelayanan yang maksimal, bahkan tingginya nilai suku bunga pinjaman kredit di bank menjadi sorotan para pelaku bisnis di bombana dalam mengembangkan usahanya.  

Hal tersebut terungkap baru – baru ini, saat pihak perbankan yang ada di bombana melakukan pertemuan bersama Sekda Bombana Dr. Ir.H. Rustam Supendy, M.Si di ruang rapatnya pagi tadi (18/10)yang selain di hadiri Sekda, nampak pula utusan pihak Bank Indonesia, Pimpinan BRI cabang Bombana Ishak Latief.

Salah seorang pelaku usaha H. Nuhung bahkan mengeluhkan salah satu pelayanan bank yang ada di daerah penghasil emas ini, dirinya menuturkan bahwa  jangankan pelayanan saat  transaksi dilakukan, sistem antrian saja begitu lama bahkan bisa menyita waktu hingga berjam – jam.  

” bisa dibayangkan pak sudah antri berjam-jam begitu saat giliran transaksi, senyum saja sangat susah, padahal untuk menarik minat masyarakat untuk bekerjasama dengan pihak bank pegawai bank harus selalu ramah terhadap masyarakat ” terang H. Nuhung menyoroti kinerja pihak Bank Rakyat Indonesia cabang Bombana.
 

Dikatakan pula Kadis Perindagkop Kab. Bombana ini, pihak perbankan harus memikirkan ulang sistem bunga bank yang sangat tinggi dirasakan oleh masyarakat, sehingga menjadi salah satu penyebab masyarakat kurang meminati perbankan, namun dirinya tidak menafikkan bahwa dengan semakin banyaknya bank di bombana hal ini juga sudah mempermudah masyarakat dalam berbisnis dalam dunia usaha.   ” yang utama pihak bank harus lebih jeli melihat kondisi masyarakat, apa yang dikeluhkan itu harus mendapat perhatian dan perbaikan ” kata H. Nuhung.  

Lain Hal dengan apa yang diutarakan  Dr. Ir. H. Rustam Supendy, M.Si, Sekda Kedua Kab. Bombana ini menilai dengan hadirnya perbankan perlahan perlahan sudah mampu merubah prilaku masyarakat dalam mengelolah keuangan  mereka, dirinya mencontohkan sebelum adanya Bank di bombana, banyak masyarakat yang menyimpan dan meminjam uang pada rentenir dengan bunga uang yang mencekik.  

Namun, Mantan Kepala Bappeda Bombana ini mengharapkan agar sebagian bank yang ada di bombana untuk membangun kantor sendiri, sehingga tutur H. Rustam ekspansi secara menyeluruh yang diinginkan pihak perbankan dalam memberi pelayanan prima pada masyarakat bisa terwujud.  

” sistem pelayanan diteller harus bonafit dengan menggunakan sistem antrian, dan tempat parkir kendaraan yang jelas, karena kerap terjadi di jalan depan kantor BPD dan BRI kendaraan kadang macet disebabkan kendaraan nasabah diparkir di bahu dan bahkan ada di badan jalan ” tukas Dr. H. Rustam Supendy.  

” saya berharap agar pihak perbankan bisa bersaing secara sehat untuk memajukan banknya ” Tambahnya.  

Sementara itu, Kepala Cabang BRI Bombana Ishak Latif yang hadir pada pertemuan tersebut mengakui apa yang di keluhkan para nasabah selama ini, namun di lain pihak dirinya berkilah bahwa apa yang terjadi bukan semata mata karena faktor kesengajaan, namun terkadang antrian di sebabkan sistem yang menggunakan jaringan internet kadang mengalami gangguan yang menyebabkan adanya antrian panjang.  

” kami menyadari hal tersebut, makanya kami buat teras BRI dengan menggunakan mobil yang berjalan setisp hari pasar uang ada di bombana untuk mempermudah nasabah kami ” kata Ishak.  

Mantan Kepala Cabang BRI Andunohu Kendari ini menuturkan terkait pelayanan pegawainya, hal tersebut terkadang di sebabkan karena terlalu banyaknya nasabah yang harus dilayani, sehingga hal ini juga harus di pahami oleh para nasabah.  

” ini merupakan masuk yang baik buat kami melakukan evaluasi, kami juga meminta maaf pada para nasabah jika masih ada kendala yang di hadapi yang menyebabkan kurang maksimalnya pelayanan yang dirasakan masyarakat ” tutur Ishak Latif.

Komentar