TAHUN DEPAN PEMKAB BOMBANA KEMBALI TERAPKAN LIMA HARI KERJA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana secara resmi kembali akan  menerapkan program lima hari kerja dilingkup kerjanya awal Januari tahun depan, hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah ( Sekda ) Bombana Burhanuddin A HS Noy kemarin pagi ( (20/10) saat memimpin Apel lingkup Sekretariat Daerah Bombana.

Menurut Sekda Bombana, penerapan lima hari kerja sebenarnya bertujuan untuk lebih mengintensifkan dan mengefisienkan kinerja pegawai, terlebih lagi pada tahun Depan Pemkab Bombana akan menerapkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan ( TPP ), sehingga sangat di butuhkan kinerja yang sangat optimal dari semua unsur aparatur pemerintah.

“ salah tujuan lima hari kerja ini untuk lebih memudahkan kerjasama dengan Pemkab lain terlebih lagi hampir semua Kabupaten/Kota di Sultra menerapkan lima hari kerja “ kata Burhanuddin.

Sekda ketiga Bombana ini menambahkan, pemberlakukan lima hari kerja bukan hal yang baru di lingkup Pemkab Bombana, pasalnya program ini sudah pernah dilaksanakan sebelumnya, namun melihat kondisi pada waktu itu yang kurang mendukung sehingga pemkab mengambil kebijakan dengan memberlakukan kembali enam hari kerja.

“ sekarang kondisi sudah memungkinkan kembali untuk menerapkan lima hari kerja, makanya dengan berbagai kajian yang telah dilakukan, kami berkesimpulan lima hari kerja akan kembali  kita terapkan tahun depan “ Paparnya.

Terkait TPP yang akan turut pula diterapkan pada  tahun depan, Mantan Kadis Perhubungan Prov. Sultra ini mengakui, bahwa sementara ini tim yang menangani hal tersebut sedang melakukan kajian di daerah yang terlebih dahulu sudah menerapkan TPP bagi pegawai, namun dirinya menekankan bahwa ketika TPP ini sudah berlaku, maka yang akan menjadi ukuran utama adalah kehadiran.

“ point tertingginya adalah kehadiran, sebab bagaimana mungkin ada kerja yangdi lakukan jika yang bersangkutan sendiri tidak hadir dikantor “ kata Sekda Bombana ini.

Komentar