TIM PENGGERAK PKK DITUNTUT PAHAMI 10 PROGRAM PKK

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Untuk meningkatkan pengetahuan dan peran PKK dalam aplikasinya sebagai bentuk kerja sosial maka diperlukan pelatihan untuk lebih mematangkan anggota PKK dalam melaksanakan 10 program yang menjadi acuan kerja PKK dalam membantu masyarakat menata kehidupan yang baik, Hal tersebut di katakan Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Bombana Hj. A. Nirwana Tafdil saat memyampaikan sambutan di acara LP3PKK di gedung Dekranasda Rumbia.  

” kegiatan ini sangat penting, jadi saya harap kepada para ketua tim PKK di kecamatan, desa dan keluruhan untuk tidak mewakikan kehadirannya” Kata A. Nirwana Tafdil.  

Lebih lanjut ditekankan, kegiatan PKK di masyarakat merupakan kerja sosial yang dianggap mudah namun sangat berat jika tidak sertai pemahaman dan wawasan akan sasaran dari 10 program PKK, menurutnya akan sangat mustahil  anggota PKK bisa untuk membantu mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih jika tidak memahami 10 program tersebut. ” saya laporkan ke Bapak Bupati Bombana yang juga ketua dewan penyantun PKK bahwa kegiatan ini akan di laksanakan secara berkala di tiga titik, selain di rumbia dan pemekarannya, kami juga sudah mengagendakan kegiatan seperti ini dilaksanakan dipoleang dan kabaena ” kata Hj. A. Nirwana.  

Latihan PengelolaanProgram dan Penyuluhan Pemberdayaan Kesejahteran Perempuan ( P3PKK) yang dilaksanakan di AULA dekranasda pagi ini (9/5) dilaksanakan Tim PKK kabupaten Bombana bekerjasama dengan BPMP & KB kab. Bombana, dihadiri sekitar 458 orang peserta yang berada di wilayah rumbia dan pemekarannya.  

Hal senada  dikatakan oleh Bupati Bombana H. Tafdil, SE,MM saat mambawakan sambutannya, menurutnya peran perempuan dalam masyarakat terasa sangat penting, apalagi lagi dengan adanya 10 program PKK yang selama ini terus disosiaisasikan masyarakat.

” jika diterapkan dengan baik, PKK akan memiliki peran yang sangat penting dalam membantu pemberdayaan masyarakat ” kata H. Tafdil.  

Ketua Dewan Penyantun PKK Bombana ini juga sangat mensupport PKK dalam mengsosiaisasikan program – program yang telah mereka agendakan dimasyarakat, pasalnya, kegiatan yang dilakukan PKK selama ini hanya menggunakan tanpa adanya biaya honor bgi anggotanya,ini harus menjadi contoh bagi pemerintah, karena jika hal tersebut ikut diterapkan dalam sistem pemerintahan, tidak sedikit anggaran daerah yang bisa di hemat.  

” bisa dibayangkan PKK ke kabaena saja selama 3 hari hanya menggunakan biaya 200 ribu,inikan tidak masuk akal karena tidk akan cukup, tapi mereka tidak mengeluh dan tetap melaksanakan kegiatannya walau dengan serba keterbatsan, saya pikir inilah yang harus kita contoh ” ungkap H. Tafdil.  

Bupati juga mengharapkan kegiatan seperti ini perlu untuk dilaksanakan agar penerapan program PKK dimasyarakat tidak salah sasaran, lagi pula menurut bupati 10 program PKK ini beum terosialisasi dengancbaik hingga kepelosok desa, ” maka perlu untuk segera dilakukan pelatihan sebagai bekal anggota dalam bersosialisasi dimasyarakat”  kata  Bupati Bombana.

Komentar