[Kendari, 11 Oktober 2024]-Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Evaluasi Kegiatan DAK TA 2024 dan Pembahasan Kesiapan Readiness Criteria Kegiatan DAK TA 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua proyek yang diusulkan memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan, sehingga dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Kegiatan ini diadakan di Swiss Bell Hotel Kendari selama 2 hari, dari Kamis-Jumat 10-11 Oktober 2024. Dihadiri oleh Admin e-monitoring DAK dari PUPR sebagai dan tim BAPPEDA sebagai tim pendamping pengusulan kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, dibahas mengenai Gambaran Umum capaian SPM Sanitasi dan Evaluasi Progress Emonitoring DAK Sanitasi dan Air Minum tahun berjalan. Dinas PUPR mengusulkan 9 lokasi(desa) yang akan masuk dalam penerima bantuan Sanitasi tahun 2025, yang detail lokasinya akan ditetapkan final setelah Konreg (Konferensi Regional) yang akan datang.

Para peserta menjelaskan berbagai aspek yang perlu dipenuhi dalam kriteria readiness, termasuk dokumen perencanaan, studi kelayakan, serta rencana anggaran dan pelaksanaan. Tim teknis juga diharapkan dapat memberikan masukan terkait potensi hambatan dan solusi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan proyek.
Pembahasan kesiapan ini merupakan bagian dari upaya Dinas PUPR Bombana untuk meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Dengan adanya kriteria yang jelas, diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan dalam pelaksanaan proyek dan mempercepat pencapaian target pembangunan.
Kegiatan ini direncanakan akan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya agar semua pihak memahami pentingnya kriteria readiness dalam pelaksanaan DAK TA 2025.(ms)







