Bombana, PPID Utama — Senin (23/3/2026), Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Pulau Kabaena dengan sejumlah agenda strategis yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat dan penguatan tata kelola aset daerah. Rombongan bertolak menuju Kabaena dan sandar di Tg. Pising, Kecamatan Kabaena Utara, sebelum memulai rangkaian kegiatan.
Setibanya di lokasi, Bupati Bombana langsung menuju Eks. PT. BMR untuk melakukan pengecekan terhadap aset yang telah diserahkan perusahaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan memastikan kejelasan status, kondisi, serta pemanfaatan aset agar dapat memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat.
Selanjutnya, pertemuan bersama Camat Kabaena Utara dan para kepala desa se-Kabaena Utara dilaksanakan di aula Eks. PT. BMR. Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada inventarisasi barang milik daerah, termasuk validasi data serta penguatan sistem pengelolaan aset di tingkat kecamatan dan desa.
Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan adanya sesi tanya jawab antara camat, kepala desa, dan pemerintah daerah. Berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari kebutuhan sarana pendukung pemerintahan desa hingga optimalisasi pemanfaatan aset yang telah ada.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Kapolres Bombana beserta jajaran, yang menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah kepulauan.
Usai melakukan pertemuan, Bupati Bombana bersama rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah pekerjaan fisik yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana pada tahun 2025 di Pulau Kabaena, seperti : pemeliharaan jalan Pising-tedubara, pekerjaan pengaspalan sikeli-dongkala, Normalisasi Sungai dan Pembangunan Box Calvert di desa emokolo. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kualitas pekerjaan serta kesesuaiannya dengan kebutuhan masyarakat.
Selain mengecek hasil pembangunan, Bupati juga mengidentifikasi sejumlah infrastruktur yang masih memerlukan perbaikan dan peningkatan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengelolaan aset daerah, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta mempererat koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa demi kesejahteraan masyarakat Bombana secara menyeluruh. (Isqy/SrM)







