• img
  • img
  • img
  • img

Detail Berita

Standard Post with Image

SOSIALISASI DAN PENGUMPULAN DATA AKHIR PENGUTAMAAN BAHASA NEGARA

Jum'at (28/6/2024), Menindaklanjuti Surat Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sultra Nomor: 0687/15.19/BS.01.01/2024, Asisten 3 Bidang Administrasi dan Keuangan, Ir. Rusdiamin mewakili Pj. Bupati Bombana, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Pengumpulan Data Akhir Pengutamaan Bahasa Negara di Kabupaten Bombana. Acara ini digelar di ruang rapat Measa Laro, Kantor Bupati Bombana, dengan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Uniawati, S.Pd., M.Hum beserta jajaran, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana dan pihak terkait lainnya. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data akhir terkait preferensi dan prioritas terhadap program pengutamaan bahasa negara di ruang publik maupun dokumen lembaga. Dalam sambutannya, Ir. Rusdiamin mengungkapkan program pembinaan lembaga yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama seluruh balai dan kantor bahasa di Indonesia, menjadi langkah konkret pemerintah dalam upaya memartabatkan Bahasa Indonesia.

"Partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam menentukan langkah-langkah strategis terkait dengan pengutamaan bahasa negara. Kalau bukan kita siapa lagi, mari kita bersama-sama berbenah untuk menjadi lebih baik dalam penggunaan bahasa, karena sejatinya bangsa yang bermartabat adalah bangsa yang menghargai da mencintai bahasanya," ujarnya.

Lebih lanjut, Ir. Rusdiamin mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa mendukung program pengutamaan bahasa negara di ruang publik dan dokumen lembaga. Dengan demikian, kita dapat menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang menghargai perjuangan pahlawan kita sekaligus sebagi bukti bahwa kita adalah bangsa yang menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Kegiatan sosialisasi dan pengumpulan data ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menguatkan identitas bahasa negara di tingkat lokal, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan dan keunikan masyarakat setempat.(Hun) 

============================================= -->